Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
9 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
14 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
6 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
8 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
8 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Badminton

Polri Selidiki Penyebar Isu Serbuan Jutaan Tenaga Kerja China ke Indonesia

Polri Selidiki Penyebar Isu Serbuan Jutaan Tenaga Kerja China ke Indonesia
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto
Senin, 26 Desember 2016 22:04 WIB
JAKARTA - Mabes Polri menilai serbuan tenaga kerja asing (TKA) asal China adalah sebuah isu untuk membuat masyarakat Indonesia menjadi gelisah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto mengatakan, saat ini polisi sedang menelusuri penyebar isu serbuan tenaga kerja China ke Indonesia melalui tim Cyber Mabes Polri.

“Semua diselidiki, bukan hanya masalah TKA itu, banyak masalah lainnya yang tidak benar di media massa yang membuat masyarakat gelisah dan pemikirannya jadi terkotak-kotak,” kata Rikwanto di Mabes Polri, Senin (26/12/2016).

Rikwanto mengatakan, saat ini Polri masih mempelajari isu tersebut. Menurutnya, tim cyber selalu memantau hal-hal yang tidak benar di media sosial.

“Kita punya cyber crime, cyber army juga untuk mengawasi hal-hal di dunia medsos yang tidak benar,” ujar tandas Rikwanto.(pjs)

Editor:Arie RF
Sumber:pojoksatu.id
Kategori:Badminton
wwwwww