Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
9 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
15 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
7 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
9 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
9 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Badminton

Prajurit Kostrad Babak Belur dan Luka Tusuk Dikeroyok Pelajar

Prajurit Kostrad Babak Belur dan Luka Tusuk Dikeroyok Pelajar
Praka Irham Jaya (30), anggota TNI dari satuan Yonif L 433 Kostrad Samboeja Bantimurung Maros dikeroyok pelajar di Dusun Moris, Desa Seba-seba, Kecamatan Walenrang Timur, Luwu Timur, Minggu (25/12/2016). (tribunnews.co)
Senin, 26 Desember 2016 09:28 WIB
MAKASSAR - Prajurit TNI dari Yonif L 433 Kostrad Samboeja Bantimurung Maros, Sulawesi Selatan, Praka Irham Jaya (30), babak belur dan mengalami luka tusuk akibat dikeroyok pelajar.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di Dusun Moris, Desa Seba-seba, Kecamatan Walenrang Timur, Luwu Timur, Minggu (25/12/2016) sekitar pukul 23.30 Wita.

Akibat pengeroyokan itu Praka Irham mengalami luka di sekujur tubuhnya, di antaranya yakni luka memar pada bagian muka, kepala dan luka tusuk di bagian sikut.Informasi yang dihimpun, awalnya Praka Irham menegur AP (16) bersama dua rekannya yang saat itu diketahui sedang mabuk di rumah kerabatnya yang sedang menggelar pesta pernikahan.

Ketiganya diketahui masih berstatus pelajar, selanjutnya Praka Irham mengamankan AP sedangkan dua rekannya kabur.

Menurut kesaksian AP saat diamankan, dirinya diantarkan pulang ke rumahnya, namun di sepanjang jalan dia beberapa kali mendapat pukulan di bagian rusuk kiri.Usai memgantar AP ke rumahnya, tak jauh dari lokasi Praka Irham disergap oleh belasan orang dan terjadilah aksi pengeroyokan.

"Telah teridentifikasi 18 orang pelaku, saat ini telah diamankan empat orang Yakni AP, AW, EK dan SO yang masing-masing berstatus pelajar," ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Badminton, Olympic, Sulawesi Selatan
wwwwww