Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  PON

Adik M Husein, Napi Nusakambangan Berharap Abangnya Menyerahkan Diri

Adik M Husein, Napi Nusakambangan Berharap Abangnya Menyerahkan Diri
Adik tersangka memperlihatkan berkas perkara M Husein, di rumahnya di Matang Kuli, Aceh Utara, Rabu (25/1/2017). [Sarina]
Kamis, 26 Januari 2017 01:08 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSUKON – Salbiyah yang merupakan adik tiri dari M Husein, narapidana (napi) yang kabur dari Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah beberapa waktu lalu, berharap abangnya segera menyerahkan diri kembali.

“Abang saya ditangkap pada 20 Maret 2015 lalu, karena membawa narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 26 kilogram. Waktu itu abang saya diajak oleh temannya bernama Rusli yang katanya aparat TNI yang bertugas di Jakarta untuk mencari batu giok. Dan ternyata sesampainya di sana malah dijebak, dan dituduh menyeludupkan sabu hingga diputuskan hukuman seumur hidup,” kata Salbiyah saat ditemui GoAceh, di rumahnya di Gampong Punti, Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara, Rabu (25/1/2017).

Baca

Polda Aceh Ikut Mengejar 2 Napi Kabur dari Nusakambangan

Ia terakhir berkomunikasi dengan M Husein waktu masih di penjara Cirebon. Setelah dipindahkan ke Lapas Kelas I B Nusakambangan, komunikasi terputus sama sekali.

“Tiba-tiba kemarin lihat di televisi abang saya sudah melarikan diri, ini membuat kami sangat terpukul. Padahal kami di sini sedang berusaha agar dia bisa meringankan hukumannya dan vonis penjara seumur hidup bisa dibatalkan,” ujarnya.

Dirinya berharap, M Husein segera kembali dan menjalani hukumannya, supaya keluarga di gampong bisa berusaha mengurus keringanan hukuman. ”Semoga abang saya cepat kembali dan menjalani hukumannya seperti semula,” harapnya.

Editor:Zainal Bakri
Kategori:PON
wwwwww