Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
2
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
12 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
3
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
6 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
4
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
6 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
5
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
6 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Badminton

Gubernur Riau Beri Sinyal 'Copot' Pejabat tak Produktif

Gubernur Riau Beri Sinyal Copot Pejabat tak Produktif
Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman.
Senin, 06 Februari 2017 17:05 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengeluarkan sinyal 'ancaman' tidak akan segan-segan 'mencopot' pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang dinilai memiliki kinerja buruk.

"Dari dulu kita bilang, evaluasi tetap jalan. Kalau nggak produktif, ya untuk apa," kata Andi Rachman kepada GoRiau.com ketika ditemui di sela-sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kampar, Riau, Senin (6/2/2017) siang.

Orang nomor satu di Riau ini pun mengaku selalu memonitor apa saja yang dikerjakan oleh bawahan-bawahannya. Baik dalam melaksanakan program-program maupun tugas kedinasan lainnya.

"Kalau bagus-bagus aja kerjanya ya kita biarkan," singkat Andi.

Seperti diketahui, Jumat (3/2/2017) kemarin, secara mendadak Gubernur Riau ini memutasi Dwi Agus Sumarno yang kala itu menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Riau (Perkimnah)

Dwi Agus Sumarno sendiri tercatat menjabat sebagai Kadisperkimnah Provinsi Riau baru sebulan. Memasuki bulan kedua, menantu mantan Gubernur Riau Annas Maamun ini langsung digeser dari posisinya menjadi Staf Ahli Gubernur Riau bidang Pembangunan dan Infrastruktur.

Saat dikonfirmasi apakah keputusan mutasi tersebut berkaitan dengan proyek miliaran Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dikerjakan Dwi itu bermasalah, Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman ketika itu tak mau sepenuhnya terbuka.

Menurutnya, mutasi dan pengisian jabatan di lingkup pemerintahan merupakan hal yang lumrah terjadi kapan saja. "Mutasi hal yang biasa di ASN. Kita menyesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Kalau ada yang perlu disesuaikan, ya kita sesuaikan," jawabnya. ***

Kategori:Badminton, Riau, Voli
wwwwww