Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Polisi Selidiki Misteri 7 Anak Panti Asuhan Tunas Bangsa Pekanbaru yang Tewas Sebelum M Zikli

Polisi Selidiki Misteri 7 Anak Panti Asuhan Tunas Bangsa Pekanbaru yang Tewas Sebelum M Zikli
Tersangka Lili saat menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polresta Pekanbaru, beberapa waktu lalu (foto: barkah/goriau.com)
Senin, 06 Februari 2017 12:03 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Polresta Pekanbaru masih melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap LN alias Lili, pemilik sekaligus ketua Yayasan Tunas Bangsa yang kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya balita berusia 18 bulan, M Zikli yang diduga dianiaya saat berada di panti asuhan Tunas Bangsa.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto menuturkan, sampai saat ini masih menetapkan satu tersangka dalam kasus tewasnya M Zikli, yaitu Lili yang bertanggung jawab penuh sebagai pemiliki dan ketua yayasan.

"Sedangkan suaminya, GH alias Idang dan anaknya berinisial Ht, saat ini masi berstatus sebagai saksi dalam kasus ini," kata Kasat saat dikonfirmasi GoRiau.com (GoNews Grup) melalui selularnya, Senin (6/2/2017).

Terkait dengan tujuh anak yang meninggal sebelum mencuatnya kasus balita M Zikli, terus diselidiki pihak Polresta Pekanbaru, guna mengetahui penyebab kematiannya. Apakah, karena sakit, atau mengalami kekerasan serupa dengan M Zikli.

"Kita tengah melakukan koordinasi dengan sejumlah rumah sakit yang pernah merawat tujuh anak yang meninggal ini. Untuk memastikan keterangan tersangka yang mengakui, jika tujuh anak ini meninggal karena sakit," ujar Kasat.

Saat bertemu langsung dengan Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara beberapa waktu lalu, Lili mengaku jika tujuh anak itu meninggal karena sakit, salah satu diantaranya meninggal karena sesak nafas.

BACA JUGA:

. Sudah 11 Saksi Diperiksa, Polisi Bakal Selidiki 7 Anak Panti Yayasan Tunas Bangsa Pekanbaru yang Meninggal Sebelum M Zikli

. Turunkan Tim ke Pekanbaru, Kemensos RI akan Telusuri Keluarga dari Anak Panti Yayasan Tunas Bangsa

Bahkan saat itu, Lili mengatakan, jika tujuh anak itu, enam diantaranya dimakamkan di TPU jalan Seroja, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, lokasi yang sama tempat M Zikli dimakamkan dan satu anak lagi dimakamkan di Palas, Kecamatan Rumbai.

Lili juga mengungkapkan, jika anak yang terakhir meninggal sebelum M Zikli, sekitar sembilan bulan yang lalu dengan usia 11 bulan. "Semua meninggal karena sakit, tidak ada kami aniaya," bantah Lili saat sempat diwawancarai GoRiau.com (GoNews Grup) beberapa waktu lalu.***

wwwwww