Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
19 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
17 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
12 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
19 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  PON

Tanpa Diminta Masyarakat Kerumutan, PT MAL Harus Lakukan Perawatan Infrastruktur Jalan

Tanpa Diminta Masyarakat Kerumutan, PT MAL Harus Lakukan Perawatan Infrastruktur Jalan
Ketua Komisi III DPRD Pelalawan, Imustiar
Senin, 06 Februari 2017 15:29 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - PT Mitra Alam Lestari (MAL) diminta komitmennya untuk melakukan perawatan infrastruktur jalan secara rutin tanpa harus diminta oleh masyarakat. Karena hal itu telah menjadi kewajiban perusahaan.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Komisi III DPRD Pelalawan, Imustiar kepada GoRiau.com (GoNews Group), Senin (6/2/2017) usai melakukan pertemuan dengan PT MAL.

Disampaikan, pertemuan Komisi III dengan PT MAL membahas terkait persoalan jalan masyarakat di Desa MakTeduh, Dusun Lubuk Salak menuju Simpang Fajar, Kecamatan Kerumutan.

"Kita panggil perusahaan ini dalam rangka perawatan jalan masyarakat di Desa Mak Teduh," katanya.

Imustiar mengungkapkan, saat ini kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan dan tidak bisa dilalui kendaraan.

"Kondisinya rusak parah, banyak berlubang. Kondisi ini sudah cukup lama terjadi, apa lagi saat turun hujan jalan tidak bisa dilewati," bebernya.

Menurut Imustiar, bagi beberapa desa jalan tersebut merupakan akses penting penghubung dengan ibukota kecamatan.

"Kita pertanyakan, sejauh mana komitmen meraka untuk memperbaiki infrastuktur jalan di desa sekitar operasional perusahaan," tegasnya.

Baca Juga: Pembalakan Liar di Suaka Margasatwa Kerumutan, Aparat Temukan Pondok Ilog

Baca Juga: Gawat, Paru-paru Dunia Hanya Tersisa Seluas 3000 Hektar

Imustiar menegaskan, perusahaan selayaknya melakukan perawatan infrstuktur jalan tanpa harus diminta oleh masyarakat melalui surat ataupun proposal.

"Kita tidak mau seperti itu, kita minta jalan harus dirawat, tidak harus menunggu surat atau proposal," pungkasnya.*** #PELALAWAN

Kategori:PON
wwwwww