Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
4
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Oso: Saya Tidak Meminta Jadi Ketua DPD, Tapi Jika Ada yang Coba-coba Bikin Gaduh Saya Siap Perang!

Oso: Saya Tidak Meminta Jadi Ketua DPD, Tapi Jika Ada yang Coba-coba Bikin Gaduh Saya Siap Perang!
Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang. (istimewa)
Kamis, 20 Juli 2017 23:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta mengingatkan kepada semua pihak agar mulai sekarang jangan coba-coba bikin ulah atau mencoba gaduh di DPD RI.

Bahkan, kalau ada yang menghina atau "ngenyek" lembaga yang kini dibawah pimpinannya itu, maka dirinya menyatakan tidak segan-segan untuk berperang.

"Kalau kalah saya tunggu sampai menang. Jadi nggak boleh kalah kalau perang. Ini sikap saya untuk memajukan lembaga DPD RI, karena saya sudah dipilih," ucap Oesman Sapta pada acara Halal Bihalal DPD RI yang digelarnya di kediaman pribadinya di jalan Karang Asem, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (20/7/2017).

Oso sapaan akrab senator dari daerah Kalimantan Barat ini menambahkan kalau para anggota DPD tidak kuat, sebaiknya jangan perang. "Saya kan nggak minta jadi ketua DPD. Saudara-saudara lah yang dukung saya, dan maksa saya terima," jelasnya.

Apalagi kata dia, dirinya melihat para anggota DPD punya kemampuan untuk memajukan lembaga yang sedang dipimpinnya saat ini. Karena itu, dirinya sudah mengambil kebijakan bahwa mulai sekarang uang reses diserahkan di paripurna "cash", tidak ditransfer.

"Ini sistem. Saya mencintai kalian semua. Tidak pernah dendam dengan siapapun. Makanya, kita harus mencintai DPD dalam pertarungan lembaga, karena kita anggota DPD," tegas Oso yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI itu.

Disisi lain, Oso juga berharap, kader-kader partai yang duduk sebagai anggota DPD, untuk mendukung perjuangan DPD di DPR. Seperti Partai Hanura, yang menurut dia telah membantu memperjuang keberadaan DPD di DPR.

"Jadi selama ini kenapa tidak ada touch kontak? Itu karena di DPR selama ini tidak ada yang mewakili DPD. Sehingga saya minta Hanura sampaikan aspirasi DPD ke dPR. Dan dibahas serta diakomodir usul DPD. Saya percaya di DPR banyak partai lain, saya himbau partai lain itu juga bantu kontribusi DPD," pintanya. ***

wwwwww