Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
4
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Pasca Novanto Tersangka e-KTP, Titiek Soeharto Dianggap Punya Peluang Ambil Alih Partai Golkar

Pasca Novanto Tersangka e-KTP, Titiek Soeharto Dianggap Punya Peluang Ambil Alih Partai Golkar
Istimewa.
Kamis, 20 Juli 2017 22:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pasca Setya Novanto ditetapkan tersangka kasus e-KTP oleh KPK, banyak desakan dari sejumlah kader Partai Golkar, agar Setya Novanto mundur dari Ketua Umum Partai berlambang beringin itu.

Seperti yang diungkapkan Ketua Generasi Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia yang mendesak agar Novanto segera lengser dari pucuk pimpinan partai Golkar.

Doli bahkan menghendaki agar segera ada perubahan pucuk kepemimpian di tubuh beringin. Hal ini menurutnya demi menyelamatkan citra partai dalam menghadapi pilkada serentak 2018 dan Pileg 2019.

"Pilihannya itu mau disibukkan dengan urusan orang-perorang di Golkar atau bicarakan agenda besar penyelamatan partai," ujarnya melalui pesan singkat Whatsapp, Kamis (20/7/2017).

Sementara itu, politisi senior Partai Golkar Fadel Muhammad mengatakan, bahwa saat ini tidak menutup kemungkinan bagi putri Presiden kedua RI Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto untuk memgambil alih Partai Golkar menggeser Novanto.

"Sangat berkemungkinan," jawab Fadel saat ditemui di sela-sela rapat pleno Fraksi Golkar, Selasa (18/7) sore lalu. ***

wwwwww