Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
11 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
17 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
9 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
7 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
6 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  Badminton

Akui Lakukan Pencabulan Delapan Kali, Nenek 80 Tahun Siap Nikahi Remaja 13 Tahun

Akui Lakukan Pencabulan Delapan Kali, Nenek 80 Tahun Siap Nikahi Remaja 13 Tahun
Nenek JW saat memberikan keterangan ke pihak berwajib. (istimewa)
Jum'at, 21 Juli 2017 15:09 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PALEMBANG - Nenek JW alias Harni (80), mengaku siap menikahi remaja AR (13) yang yang telah dicabulinya. Hal itu dia lakukan jika siswa yang masih duduk di sekolah dasar ini bersedia.

"Ya, saya mau dinikahi dengan korban. Saya sayang sama dia. Kalau dia mau nikah, saya siap," ujarnya dengan suara lantang di ruang PPA Polresta Palembang, Kamis (20/7/2017).

Dia mengaku rasa cinta terhadap AR bersemi lantaran korban kerap datang ke rumahnya, dan sudah dianggap seperti anak sendiri. Setelah lama-kelamaan timbul benih cinta dan hasrat untuk melakukan hubungan seksual.

"Jadi kami itu suka sama suka. Dia ini tidak mau pulang ke rumah kalau tidak saya marahi. Karena saya anggap anak sendiri," beber dia.

Tak hanya itu, karena dianggap sudah seperti anak sendiri, AR pun kerapkali meminta sesuatu kepadanya. Bahkan dia membelikan telepon seluler dari meminjam uang di koperasi.

"Dia ini sering minta belikan Hp, saya sampai minjam uang Rp 2,8 juta di koperasi. Kalau tidak dibelikan Hp, dia tak mau pulang,” jelas dia.

Polisi dari Unit PPA yang menerima laporan keluarga korban AR, langsung bergerak dan menangkap nenek JW. Dengan mengenakan daster panjang, nenek yang biasa sehari-hari bekerja sebagai pemulung ini diinterogasi secara intensif oleh pihak keamanan.

Akui Lakukan Pencabulan

Di hadapan petugas nenek JW mengaku laporan dari keluarga AR mengenai aksi pencabulan yang dilakukan benar adanya. Bahkan, nenek ini mengaku sudah berhubungan badan dengan AR sebanyak 8 kali.

Menurut pengakuannya, sebelum melakukan hubungan bersama AR, ia memang sudah terbiasa melakukan hal tersebut kepada sesama jenis.

"Dia itu sudah saya anggap seperti anak sendiri tidur di rumah berhari-hari. Benar saya lakukan itu (hubungan intim, red) sudah delapan kali sejak beberapa bulan terakhir,” jelasnya. ***

Sumber:kompas.com
Kategori:DKI Jakarta, Olympic, PON, Badminton
wwwwww