Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Calon Pengganti Iriawan sebagai Kapolda Metro, Ternyata Rekan Tito saat Berantas Teroris

Calon Pengganti Iriawan sebagai Kapolda Metro, Ternyata Rekan Tito saat Berantas Teroris
Calon Kapolda Metro Irjen Idham Aziz. (Tribrata).
Jum'at, 21 Juli 2017 01:05 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Irjen Idham Azis segera menjabat Kapolda Metro Jaya, menggantikan Irjen Mochamad Iriawan. Kabar pergantian itu berdasarkan surat telegram Kapolri nomor ST/1768/VII/2017.

Rekan seangkatan Kapolri Jenderal Tito Karnavian ini bakal disibukkan menjaga keamanan Ibu Kota.

Posisi Idham Aziz kini digantikan Brigjen Martuani Sormin sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat. Sedangkan Iriawan promosi menjadi Asisten Kapolri Bidang Operasi (Asops).

Selama karirnya, Idham Aziz mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa bersama Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, serta Rycko Amelza Dahniel.

Tim ini berhasil melumpuhkan teroris Dr. Azahari dan kelompoknya di Kota Batu, Jawa Timur, 9 November 2005. Posisi Idham saat ini sebagai Kadivpropam Polri. Sebelumnya, dia juga berpengalaman menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tengah.

Di mana wilayah tersebut termasuk daerah konflik, salah satunya memberantas teroris.Penempatan ini dianggap sesuai lantaran Idham Aziz juga pernah menyandang jabatan sebagai Wakil Kadensus 88 Antiteror sejak 2010.

Dia kenal salah seorang polisi ahli masalah terorisme. Namun, karirnya bukan hanya memberantas teroris. Dia juga pernah menjadi petinggi Mabes Polri.

Kala itu menjabat Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dir Tipikor) pada tahun 2013. Dia menggantikan Brigjen Noer Ali.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Rikwanto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya mutasi tersebut. "Ya betul," singkat Rikwanto. ***

Sumber:merdeka.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww