Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Ingin Utamakan Dialog, Kapolri Gelar Halal Bihalal dengan Ulama

Ingin Utamakan Dialog, Kapolri Gelar Halal Bihalal dengan Ulama
Istimewa.
Jum'at, 21 Juli 2017 01:12 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kapolri Jendral Tito Karnavian mengadakan acara halal bihalal bersama ormas Islam yang sekaligus menjadi silaturahmi dengan para alim ulama. Acara tersebut juga dijadikan sebagai dialog antara kepolisian dengan ormas Islam dan juga para alim ulama.

"Tentang dialog inilah sebetulnya maksud dari pada kegiatan hari ini, yaitu mengambil momentum yang masih suasana hari raya Lebaran Idul Fitri," kata Tito di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Kamis (20/7).

Tito menambahkan bahwa dialog menjadi kunci penting untuk sebuah negara yang cukup besar dan penuh dengan Kebhinekaan.

"Baik itu dalam bentuk dialektik, yang kadang-kadang memang pasti akan terjadi dalam dinamika politik apalagi negara yang besar yang penuh kebhinekaan," ujarnya.

Menurutnya, dengan diadakan sebuah dialog yang menjadi kunci penting, itu bisa menyelesaikan perbedaan-perbedaan pendapat disebuah negara Kebhinekaan.

"Dialog merupakan cara-cara soft yang bisa membuat banyak yang saling menguntungkan dalam mengakomodir perbedaan-perbedaan dan kepentingan masing-masing," tandasnya.

Dalam acara tersebut, nampak hadir seperti Kapolda Metro Jaya Muhammad Iriawan, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto yang menggunakan baju koko putih, peci hitam dan celana bahan hitam.

Selain itu, turut dihadiri juga sejumlah ulama seperti Ketua MUI Ma'aruf Amin, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin, Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir, dan Ketua PBNU Said Aqil Siradj.

Adapun beberapa ormas Islam yang hadir seperti PP GPII, HMI, PB PII, Komli Himpsi Jaya, FKPPI, Kammi, GP Ansor, DPP Syariat Islam, Parmusi, Dewan Masjid Indonesia, PB Putera Pembebas Bangsa, PP Muslimat NU, PP GPI Islam, PP GP Ansor, DPP LDII, PP GPI Islam, FPPI.

Usai melakukan acara halal bihalal pada pukul 22.30 WIB. Kapolri bersama para ulama dan juga ormas Islam yang datang, langsung melakukan sesi foto bersama.***

Sumber:merdeka.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww