Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Riau

Demi Pemerataan Listrik, Gubernur Riau Ingatkan Perusahaan Harus Utamakan Kelancaran Pembangunan Jaringan Transmisi 150 KV

Demi Pemerataan Listrik, Gubernur Riau Ingatkan Perusahaan Harus Utamakan Kelancaran Pembangunan Jaringan Transmisi 150 KV
Masyarakat di pelosok Riau akhirnya bisa menikmati listrik.
Senin, 14 Agustus 2017 13:59 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman menekankan kepada seluruh perusahaan swasta maupun negeri untuk mendukung pelaksanaan pembangunan proyek strategis nasional (PSN) yang ada di Riau.

Khususnya demi kelancaran pembangunan jaringan transmisi 150 KV Trans Sumatera. Sebab, proyek tetsebut menyangkut hajat orang banyak yang sudah bertahun-tahun mendambakan listrik.

"Karena ini PSN, seharusnya stakeholder mendukung. Mana yang ada kendala harus dibicarakan tidak boleh menghindar," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman tersebut kepada GoRiau.com di VIP Lancang Kuning Pekanbaru, Senin (14/8/2017).

Ia pun tidak menampik bahwa pastinya ada prosedur dan ketentuan berlaku yang harus ditempuh menyoal pembebasan lahan dan proses ganti rugi.

Menurutnya, semua ketentuan tersebut tidak akan menyulitkan selama pihak yang terkait mau mengesampingkan egonya masing-masing.

"Masih bisa kita selesaikan. Yang ego-ego dikesampingkan dulu demi proyek strategis nasional," tegasnya. (adv)

Kategori:Riau, Voli
wwwwww