Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Riau

Pembangunan Infrastruktur dan Pendidikan Tetap Jadi Prioritas Utama Gubernur Riau

Pembangunan Infrastruktur dan Pendidikan Tetap Jadi Prioritas Utama Gubernur Riau
Gubri, H Arsyadjuliandi Rachman.
Senin, 14 Agustus 2017 14:00 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman tetap berkomitmen memprioritaskan masalah infrastruktur dan pendidikan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD murni Provinsi Riau tahun 2018.

"Prioritas infrastruktur nggak bisa kita stop karena itu untuk meningkatkan daya saing daerah," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman tersebut kepada GoRiau.com di VIP Lancang Kuning Pekanbaru, Senin (14/8/2017).

Ia juga menegaskan, bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pemenuhan masalah infrastruktur saja, namun juga soal Sumber Daya Manusia (SDM).

Menurut Andi, keduanya perlu difokuskan secara bersamaan demi pembangunan yang lebih baik ke depannya.

"Pendidikan juga menjadi hal yang penting dan jadi mandatori. Semuanya harus paralel," sebutnya.

Ia pun ogah berkomentar banyak ketika KUA-PPAS APBD 2018 tersebut dituding tidak sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) oleh dewan.

"Soal itu sudah dijawab oleh Sekdaprov Riau. Nanti kita tunggu hasil pembahasan lanjutannya seperti apa," pungkasnya. (adv)

Kategori:Riau, Voli
wwwwww