Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
4
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Beladiri

Razia Gabungan, Satpol PP Amankan Enam Jerigen Tuak dan Alat Pengeras Suara

Razia Gabungan, Satpol PP Amankan Enam Jerigen Tuak dan Alat Pengeras Suara
Petugas gabungan saat menggelar razia cipta kondisi, Rabu (27/9/2017) malam.
Kamis, 28 September 2017 10:37 WIB
Penulis: Farikhin
PELALAWAN - Selain mengamankan 20 orang tanpa identitas, petugas gabungan juga mengamankan sejumlah barang bukti dari beberapa warung tuak di Jalan Langgam Koridor PT RAPP Pangkalan Kerinci.

"Adapun hasil kegiatan cipta kondisi (Cipkon) tadi malam, diamankan 6 jerigen tuak, 16 botol bir, 2 speker, 3 amply fiyer, 2 mIcrofon, 2 DVD dan 2 mixer dan 1 unit mesin Jekpot," kata Kasatpol PP dan Damkar Pelalawan, H Abu Bakar, melalui Kasi Penertiban, Sofyan MH, Kamis (28/9/2017).

Petugas gabungan menyisir di tiga titik lokasi yang berada di KM 1 dan KM 2. Seluruh barang bukti diamankan di kantor Satpol PP untuk dilakukan penindakan lebih lanjut.

"Puluhan pengunjung juga beberapa wanita yang berada di lokasi warung diamankan dan digelandang Mapolres Pelalawan untuk dilakukan pembinaan," sebutnya.

Diungkapkannya, operasi Cipkon dilakukan karena warung-warung tersebut sangat meresahkan dan mengganggu ketentraman masyarakat sekitar.

"Banyak warga melapor karena suara dentuman musik yang sangat keras bahkan terkadang sampai pagi hari," ungkap Sofyan.

Kaum ibu-ibu di sekitaran warung tuak tersebut sudah merencanakan akan melakukan aksi demo, apabila tidak ada penindakan oleh aparatur setempat. "Tentunya kami sangat berharap agar pekat di daerah ini benar-benar berangsur hilang," tandasnya, kepada GoRiau.com.

Petugas gabungan terdiri dari Polres Pelalawan, TNI, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Satpol PP dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan.

Operasi Cipkon dipimpin Kabag Ops Polres Pelalawan, Edi Munawar, Satpol PP dipimpin Kabid Ops Tibum dan Tranmas, Tazwis bersama Kabid Perundang-undangan, Amperadi dan Kasi Penyidik PPNS.***

Kategori:Beladiri
wwwwww