Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
4
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Dihadapan Ketua Senat Polandia, Zulkifli Hasan Ceritakan Soal Toleransi di Indonesia

Dihadapan Ketua Senat Polandia, Zulkifli Hasan Ceritakan Soal Toleransi di Indonesia
Dok. MPR RI.
Rabu, 04 Oktober 2017 16:05 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR Zulkifli Hasan menerima kedatangan Ketua Senat Polandia, Stanislaw Karczewski bersama delegasi Parlemen Polandia di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR/DDPD, Jakarta pada 4 Oktober 2017.

Mendampingi Zulkifli Hasan dalam pertemuan itu anggota MPR dari Fraksi PAN Muhammad Syafrudin, anggota dari Fraksi Nasdem Fadholi, anggota dari PP Muhammad Arwani Thomafi, dan Sesjen MPR Ma'ruf Cahyono.

Kepada delegasi Parlemen Polandia, Zulkifli menceritakan tentang toleransi dan keberagaman yang menjadi landasan hidup berbangsa di Indonesia

"Indonesia adalah negara dengan beragam budaya dan memiliki agama yang saling berbeda. Namun semua memiliki hak dan kewajiban yang sama," ungkap Ketua MPR.

Kepada Stanislaw dan Delegasi Polandia lainnya, Zulkifli Hasan meyakinkan bahwa di Indonesia toleransi menemukan tempat terbaiknya.

"Masyarakat Indonesia hidup berdampingan di 34 provinsi dan lebih dari 500 kabupaten/kota. Kami bangga menjadi contoh bagaimana Islam dan Demokrasi bisa berdampingan," kata Zulkifli.

Dalam kesempatan itu Zulkifli juga mengajak Parlemen Polandia untuk menjalin kerjasama antarparlemen. "Saya berharap hubungan kedua negara tidak hanya antar pemerintah namun juga antar parlemen," harapnya.

Meski telah menjalin hubungan selama 60 tahun, Zulkifli menyebutkan bahwa kedua negara berpeluang meningkatkan kerjasama. Diantaranya dalam bidang kelistrikan, pertambangan, alutsista, dan dunia pendidikan.

Menyambut ajakan Zulkifli, Karczewski menawarkan kerjasama dalam dunia pertanian, alutsista, dan pendidikan.

"Kami akan tawarkan alutsista pada Indonesia. Kami juga akan mengundang mahasiswa Indonesia untuk studi di Polandia," ujarnya. ***

wwwwww