Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Saat Berteduh di Kantin, 13 Orang Tersambar Petir, Seorang Pelajar dan Tukang Becak Tewas

Saat Berteduh di Kantin, 13 Orang Tersambar Petir, Seorang Pelajar dan Tukang Becak Tewas
Foto: Dok. BNPB.
Sabtu, 07 Oktober 2017 17:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Telah terjadi musibah dimana 13 orang yang rata-rata pelajar, tersambar petir pada Sabtu (7/10/2017) pukul 11.00 WIB.

Korban adalah para siswa sekolah SMP Al Alaq Komplek Perumahan Asean Desa Paloh Lada Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara bersama orang dewasa yang sedang berada di dalam kantin sekolah tiba-tiba petir menyambar mereka.

"Akibat petir tersebut mengakibatkan korban sebanyak 13 orang, dimana 2 orang meninggal dunia, 1 orang luka kritis, dan 10 orang luka ringan dan trauma," ujar Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Humas dan Pusat Informasi BNPB kepada GoNews.co, Sabtu (7/10/2017) sore di Jakarta.

Adapun kronologi kejadiannya kata Sutopo, para korban berada di dalam kantin, untuk berteduh dari hujan yang deras. Saat itu hujan diiringi dengan petir besar menyambar pohon yang berada di atas kantin tersebut, sehingga petir langsung menyambar para korban yang berada di dalam kantin.

"Seluruh korban dibawa ke rumah sakit Komplek Perumahan Arun Kota Lhokseumawe dan dinyatakan 2 orang meninggal dunia," tukasnya.

Adapun identitas korban meninggal dunia adalah sebagai berikut:

1. Muhammad (45) pekerjaan tukang becak, alamat Desa Tambon Tunong Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara.

2.  M. Zaki (13), pelajar SMP Al Alaq, alamat Desa Ulee Madon Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara.

Indentitas korban kritis :

1. Aisyah, (40), ibu rumah tangga, alamat Desa Tambon Tunong Kecamatan Dewantara Aut.

Identitas korban luka ringan :

1. TM. Zaki, (14) pelajar SMP aAl Alaq, Desa Keude Krueng Geukueh Kecamatan Dewantara.

2. Ihksan Maulana, (14), pelajar, Desa Tambon Tunong Kecamatan Dewantara.

3. Fatahilah, (14), pelajar, Desa Bangka Jaya Kecamatan Dewantara.

4. Rivki, (14), pelajar, Desa Tambon Tunong Kecamatan Dewantara.

5. Rizki Maulana, 14 Thn, pelajar, ds tambon tunong kec Dewantara.

6. Suhadi, 14 Thn, pelajar, ds keude krueng geukueh kec Dewantara

7. M Aksa, 14 Thn, pelajar, ds Paloh Lada Kec Dewantara

8. TM Ulul Azmi, 14 Thn, pelajar, ds paya dua kec. Banda baro kab Aceh Utara

9. Suher, 14 Thn, pelajar, ds keude krueng geukueh kec Dewantara

10. M Hilal Azmi, 14 Thn, pelajar, ds Paloh Lada Kec Dewantara

"Kesepuluh korban luka ringan akibat tersambar petir merupakan pelajar SMP Al Alaq Asean ds. Paloh Gadeng Kecamatan Dewantara kab Aceh Utara. Selanjutnya korban yang meninggal dunia tersebut dipulangkan ke rumah duka masing masing," pungkasnya. ***

wwwwww