Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
4
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Maman Tak Transaparan Soal Nama Gede Widiade Masuk Bursa Calon PP Pelti

Maman Tak Transaparan Soal Nama Gede Widiade Masuk Bursa Calon PP Pelti
Foto: Azhari/GoNews.co
Senin, 20 November 2017 22:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum PP Pelti Wibowo Suseno Wirjawan akhirnya mengumumkan para kandidat yang akan bersaing pada Musyawarah Nasional (Munas) PP Pelti di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 24-26 November ini.

Berdasarkan nama calon ketua umum PP Pelti yang masuk tim penjaringan sejak dibuka mulai 2 Oktober - 5 November lalu, terdapat tiga kandidat yang mendaftarkan diri. Ketiganya adalah Rildo Ananda Anwar, Anton Lukmanto dan Umbu Samapaty.

Setelah diverifikasi mulai 6-10 November, hanya Rildo Ananda yang dinyatakan lolos administrasi. Sebab, Rildo mendapat dukungan lebih dari 10 pengurus daerah (Pengda) sesuai syarat yang ditentukan, sedangkan dua lainnya tak mampu menunjukkan kelengkapan administrasi.

Namun dalam perjalanannya, ada satu nama lagi yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum untuk menantang Rildo Ananda Anwar. Nama itu adalah Gede Widiade.

"Nama Gede masuk tanggal 10 November. Menurut evaluasi kami, Gede cukup memenuhi administrasi. Jadi Munas nanti ada dua calon, Gede dan Rildo," kata Wibowo Suseno Wirjawan atau akrab disapa Maman Wirjawan di Jakarta, Senin (20/11/2017).

Nama Gede Widiade tak pernah terdengar di olahraga tenis. Dia lebih dikenal di sepak bola. Saat ini, Gede menjabat sebagai manajer Persija Jakarta. Dia juga pernah menjadi petinggi Bhayangkara FC dan Persebaya Surabaya.

Sedangkan Rildo Ananda Anwar merupakan mantan petenis era 80an. Ia masih sering berlatih tenis besama mantan petenis nasional seperti Yustedjo Tarik dan Atet Wiyono. Saat ini Rildo aktif sebagai Irjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera).

Sesuai persyaratan yang ditetapkan tim penjaringan, calon ketua umum PP Pelti bisa berasal dari pengurus harian PP Pelti, Pengprov Pelti, Pengcab Pelti dan pecinta olahraga tenis. Setiap calon harus didukung minimal 10 Pengda.

Saat ditanya kenapa Gede Widiade masih bisa diakomodir lantaran pendaftaran calon ketua umum sudah ditutup, Maman menjawab, "Ini bukan menyalahi administrasi, ini dinamika yang mesti saya sikapi. Kami mempertimbangkan calon lain juga supaya tidak satu calon saja. Kalau lebih dari satu bisa ramai karena ini pesta demokrasi di Munas Pelti," ungkap Maman.

Dia juga tak transparan mengenai berapa jumlah Pengprov yang mengusung Gede Widiade, sehingga bisa diloloskan sebagai kandidat ketua umum. Berbeda dengan Rildo yang saat mendaftar, diumumkan secara resmi di Twitter Tenis Indonesia, bahwa Rildo didukung 14 Pengda.

"Kami menghargai dinamika, jangan disebut nama Pengprov-nya. Yang tahu tim penjaringan dan Pengprov. Secara kuantitatif memenuhi AD/ART, siapa-siapanya dinamis. Belum tentu kalau sudah memberikan surat dukungan, lalu saat Munas milihnya yang dia dukung," ujar Maman. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww