Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Tiang Listrik Ini Roboh bukan Karena Ditabrak Mobil Lho, Tapi Akibat Angin Kencang Terjang Posko Bencana

Tiang Listrik Ini Roboh bukan Karena Ditabrak Mobil Lho, Tapi Akibat Angin Kencang Terjang Posko Bencana
Istimewa.
Selasa, 21 November 2017 13:27 WIB
BALI - Tiang listrik tiba-tiba roboh, namun kejadian tersebut bukan karena ditabrak mobil seperti kecelakaan yang dialami Setya Novanto. Tiang listrik itu roboh akibat angin kencang disertai hujan deras yang terjadi Minggu sore lalu.

Angin kencang itulah yang membuat tiang listrik di depan Pos Induk Siaga Bencana Gunung Agung, Dusun Tanah Ampo, Ulakan Manggis, roboh.

Tiang listrik tersebut roboh ke arah barat. Untung saat itu lagi sepi. Padahal, di samping kirinya berdiri warung milik Ni Komang Suartini, 40.

"Saat roboh, kabel listrik yang ada di ujung tiang sempat mengeluarkan api," ujar Suartini saat ditemui kemarin pagi.

Sementara robohnya tiang setinggi enam meter tersebut terjadi pukul 16.00 wita Minggu sore. Saat itu hujan cukup deras disertai angin kencang dan petir.

Menurutnya, suasana sekitar Posko Bencana sepi karena hari minggu. Biasanya sepeda motor banyak yang parkir depan tiang listrik.

“Saya juga sudah akan tutup karena sepi, tiba-tiba tiang roboh,” ujarnya. Bahkan, tiang tersebut nyaris mengeni rak dagangan miliknya.

Suartini sendiri mengaku sempat gemetar dan shok melihat kejadian tersebut. Terlebih lagi air hujan cukup deras mengalir ke jalan.

Akibat robohnya tiang tersebut, akses jalan dari lingkar barat Pos Induk Siaga Bencana Gunung Agung sempat tertutup. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Radar Bali
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Bali
wwwwww