Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
23 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
17 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
16 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
21 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
22 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Musorprov KONI Riau IX, Emrizal: Infrastruktur Eks PON Perlu Diperhatikan untuk Peningkatan Prestasi Atlet

Musorprov KONI Riau IX, Emrizal: Infrastruktur Eks PON Perlu Diperhatikan untuk Peningkatan Prestasi Atlet
Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis saat pembukaan Musorprov KONI Riau IX 2017 (foto: barkah/goriau.com)
Rabu, 20 Desember 2017 21:39 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Selama masa jabatannya sejak 2014 hingga 2018 ini masih banyak tugas yang masih belum selesai dilaksanakan khususnya pada bidang keorganisasian di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau.

Hal itu dikatakan Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis saat memberikan sambutan dan laporan pertanggungjawaban Ketua KONI Riau periode 2014-2018 pada acara pembukaan Musorprov KONI Riau IX, Rabu (20/12/2017) malam."Masih ada PR yang belum selesai, khususnya kegiatan keorganisasian seperti pengprov yang masa periodenya sudah berakhir tapi belum melaksanakan musyawarah dan itu perlu segera dilakukan," ucap Emrizal.Emrizal melanjutkan, infrastruktur bekas PON Riau juga masih terbengkalai atau kurang dimanfaatkan karena proses pembangunan yang belum selesai serta jarang digunakan atlet untuk berlatih."Infrastruktur eks PON Riau juga menjadi perhatian kita, diantaranya venuebowling dan menembak yang masih kurang perhatian hingga belum bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh para atlet dan pengprov untuk berlatih," bebernya.Selain itu, Emrizal mengungkapkan memasuki tahun 2018 mendatang KONI Riau harus mempersiapkan diri untuk menghadapi PON XX yang berlangsung di Papua pada tahun 2020 mendatang."Tahun 2018 mendatang kita sudah harus mempersiapkan atlet untuk PON 2020 dan tahun berikutnya sudah memasuki tahap pemantapan atlet. Saat ini ada 24 atlet Riau yang dipanggil untuk mengikuti seleknas Asian Games 2018," tuturnya."Untuk itu, kita berharap bagi siapapun yang memimpin KONI Riau kedepannya agar bisa memperhatikan beberapa PR ini untuk kemajuan dan peningkatan prestasi olahraga Riau yang cukup bagus dikancah nasional," pungkasnya.***

Kategori:Non Olympic
wwwwww