Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
8 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
13 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
5 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
7 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
7 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Badminton

Satgas Money Politic Masih Tunggu Laporan La Nyalla Soal Mahar Gerindra

Satgas Money Politic Masih Tunggu Laporan La Nyalla Soal Mahar Gerindra
Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto. (Istimewa)
Senin, 15 Januari 2018 19:29 WIB
JAKARTA - Satgas Money Politic Polri belum melakukan pengusutan pengakuan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, La Nyalla Mattalitti yang sempat diminta mahar Rp 40 miliar oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto agar lolos sebagai bakal calon Gubernur Jawa Timur.

"Itu hak dari yang bersangkutan (bila mau melapor). Kami akan menerima kalau beliau melapor, kalau tidak ya kami tidak memaksa," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto kepada wartawan, Senin (15/1/2018).

Mantan Ketua PSSI itu sebelumnya sempat berujar untuk melaporkan ke pihak berwajib dalam kasus dugaan permintaan mahar politik tersebut. Kendati demikian, Setyo mengaku belum menerima laporan dari La Nyalla.

"Saya belum ada laporan," tutupnya.

Pengakuan La Nyalla soal mahar politik sempat menyita perhatian publik. Pasalnya, mahar sebesar Rp 40 miliar itu diakuinya diminta langsung oleh Prabowo.

Pernyataannya itupun sontak mendapat berbagai respon, termasuk dari Wakil Ketua Gerindra, Fadli Zon.

"Saya kira kalau dari Pak Prabowo enggak ada ya itu. Saya tidak pernah mendengar dan juga menemukan bukti semacam itu," kata Fadli ditemui di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018) lalu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Crikom
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww