Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Pertarungan Klasik Duo Jatim, Persebaya Ketemu Arema di Semifinal PGK

Pertarungan Klasik Duo Jatim, Persebaya Ketemu Arema di Semifinal PGK
Persebaya. (istimewa)
Kamis, 01 Maret 2018 15:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BALIKPAPAN - Klub Persebaya Surabaya  keluar sebagai juara Grup B Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018. Kepastian itu didapat setelah dalam laga terakhir fase grup, Persebaya mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0.

Dengan hasil itu maka Persebaya akan menghadapi Arema FC dalam pertandingan semifinal PGK 2018. Arema adalah runner-up dari Grup A.

Persebaya dalam laga terakhir Grup B mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0. Dua gol Bajul Ijo dihasilkan Fandi Eko Utomo pada menit ke-45+1 dan Osvaldo Haay pada menit ke-62.

Dalam pertandingan ini Persebaya memang lebih dominan dibandingkan Sriwijaya FC. Namun Sriwijaya juga bukannya tanpa peluang.

Tim arahan Rahmad Darmawan itu bahkan sempat mencetak gol di awal babak kedua. Sayangnya gol Sriwijaya FC dianulir wasit karena ada pemain yang terjebak off-side terlebih dulu.

Pencapaian yang didapat Persebaya hingga fase grup ini menjadi modal yang bagus sebelum turun di kompetisi Liga 1 2018.

Di tiga pertandingan penyisihan grup, Persebaya selalu berhasil memenangi pertandingan, walau salah satunya didapat melalui adu penalti ketika melawan Madura United. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, Jawa Timur, Kalimantan Timur
wwwwww