Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
12 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
9 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
17 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
7 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
6 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Ada 'Drs. H. Halim' pada Brosur KTP-el, Plt Disdukcapil Kuansing: Mohon Maaf, Salah Cetak

Ada Drs. H. Halim pada Brosur KTP-el, Plt Disdukcapil Kuansing: Mohon Maaf, Salah Cetak
Brosur 'kontroversial' yang dicetak oleh Disdukcapil Kuansing.
Jum'at, 02 Maret 2018 11:46 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Warganet Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Jumat (2/3/2018) pagi, dihebohkan dengan brosur milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kuansing.

Sepintas, tak ada yang aneh dengan brosur ajakan untuk mengurus KTP-el tersebut. Namun, di sudut kanan bawah, tepatnya pada nama Wakil Bupati Kuansing. Di situ tertulis 'Drs. H. Halim'.

Sontak, brosur yang diunggah akun facebook Khairul Iksan Chaniago mendapat tanggapan beragam. Mulai dari komentar bernada miring sampai meluruskan persoalan.

Menanggapi hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Disdukcapil Kuansing, Martono meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kuansing.

"Mohon maaf, salah cetak. Brosur ini sudah kami tarik, sebelumnya sempat beredar," ujar Martono.

Ia menjelaskan cetak brosur merupakan kegiatan 2017 lalu dan baru diedarkan ke kantor kecamatan. Untuk memastikan dimana letak kesalahannya, Martono sudah melihat desainnya.

"Desain yang kami buat tak ada yang salah. Ini murni percetakan. Mungkin, saat membuatnya, orang percetakan copy-paste nama bupati. Tapi lupa menghilangkan gelarnya," papar Martono.

"Pihak percetakan sudah kita hubungi dan mereka bertanggungjawab untuk mengganti," pungkas Martono mengakhiri.***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww