Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
23 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
17 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
16 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
21 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
22 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Hari Perempuan Internasional, Zulhasan Dukung Perempuan Berjuang di Jalur Politik

Hari Perempuan Internasional, Zulhasan Dukung Perempuan Berjuang di Jalur Politik
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. (dok. GoNews.co)
Kamis, 08 Maret 2018 23:29 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Hari Perempuan Internasional yang dirayakan 8 Maret ini seharusnya jadi momentum untuk terus memperjuangkan hak hak perempuan yang masih terabaikan.

Hal ini disampaikan Ketua MPR Zulkifli Hasan di sela sela menghadiri pemberian gelar Honoris Causa untuk Megawati Soekarnoputri di Kampus IPDN, Kamis (8/3/2018).

"Saudara saudara kita TKW misalnya, tentu butuhkan perlindungan yang lebih baik agar hak haknya terpenuhi. Begitu juga perlindungan perempuan secara ekonomi maupun dari ancaman kekerasan seksual," katanya.

Sebagai Ketua MPR maupun ketua umum partai, Zulhasan tegaskan mendukung penuh kiprah perempuan untuk terlibat lebih banyak di Politik

"Saya dukung penuh keterlibatan perempuan berjuang di jalur politik baik di Legislatif maupun jadi kepala daerah. Tak boleh ada diskriminasi dalam bentuk apapun," tandasnya.

Ia menyebut Demokrasi seharusnnya memberi kesempatan yang sama bagi laki laki maupun perempuan untuk berjuang di jalur politik

"Jangan lupa, 20 tahun kita berdemokrasi Indonesia pernah memiliki presiden perempuan Mbak Mega. Tapi di Amerika sana sudah 1 abad lebih berdemokrasi belum pernah ada presiden perempuan," tutup Zulhasan. ***

wwwwww