Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
23 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
17 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
16 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Tim Panahan Indonesia Rebut 1 Perak dan 3 Perunggu di Kejuaraan Asia 2018

Tim Panahan Indonesia Rebut 1 Perak dan 3 Perunggu di Kejuaraan Asia 2018
Kamis, 08 Maret 2018 23:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANGKOK - Tim Panahan Indonesia meraih 1 perak dan 3 perunggu pada Kejiaraan Panahan Asia di Bangkok, Thailand, 3-9 Maret 2018.

Medali perak disumbangkan pasangan ganda campuran, Anis/Ega di nomor Mix Recurve. Sedangkan tiga perunggu disumbangkan Prima Wisnu Wardhana di nomor Individual Compound dan pasangan Bonita/Yoke di nomor Mix Compound dan Team Recurve putri.

"Ini merupakan medali pertama saya di event Asia," kata Prima Wisnu Wardhana yang dihubungi GoNews.co melalui pesan singkat, Kamis (8/3/10) malam. 

Kejuaraan Asia ini merupakan ajang uji coba dalam rangka persiapan menuju Asian Games 2018. 

"Hasil 1 medali perak dan 3 perunggu dari Kejuaraan Asia 2018 itu sudah cukup bagus," kata pengamat panahan, Indrie HP Koentjoro. 

"Pasangan Anis/Riau Ega dan Bonita/ Yoke itu merupakan pasangan baru. Tetapi, mereka sudah bisa menunjukkan prestasi menggembirakan," tambahnya. 

Dalam rangka persiapan menuju Asian Games 2018, Tim Pelatnas Panahan  masih akan menjalani dua kali uji coba. Yakni, di China pada Mei dan Turki pada April 2018. 

Prima Wisnu yang merupakan peraih medali emas SEA Games Malaysia 2017 menyatakan tekadnya untuk bisa menyumbangkan medali emas di Asian Games 2018 nanti. "Saya bertekad merebut medali emas di nomor Compound," tegasnya. 

Ditanya mengenai saingan terberat, Prima Wisnu menyebut Korea Selatan, India, dan Malaysia.  ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww