Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
9 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
14 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
7 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
8 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
8 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Badminton

Menjaga Stok Pemain, Persebaya Serius Bina Tim Muda

Menjaga Stok Pemain, Persebaya Serius Bina Tim Muda
Skuad Persebaya saat menggelar latihan. (istimewa)
Kamis, 08 Maret 2018 15:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Kiprah Persebaya di kompetisi musim ini tidak hanya difokuskan untuk tim utama yang bermain di Liga 1 2018 dan mungkin Piala Indonesia 2018.

Direksi klub yang berbasis di Surabaya itu juga serius memperhatikan tim muda.

Keseriusan itu sebagai bentuk menjaga suplai pemain binaan Persebaya agar bisa masuk ke tim utama.

Dengan begitu tim Bajul Ijo tidak akan pernah kekurangan stok pemain, bahkan bisa menjadi pencetak pemain andal.

Di musim ini Persebaya setidaknya memilki empat bagian. Selain tim utama yang dilatih Angel Alfredo Vera, Persebaya juga punya PS Kota Pahlawan yang diturunkan di Liga 3, kemudian Persebaya U-19 untuk Liga 1 U-19, kemudian Persebaya U-17 untuk Piala Soeratin, hingga Persebaya U-15 untuk kejuarana kelompok umur yang salah satunya adalah Liga Pelajar Piala Menpora.

Dengan banyaknya skuat yang harus diurusi, manajemen Persebaya meminta semua pelatih di berbagai lini untuk melakukan sinkronisasi.

Terutama pelatih tim utama Angel Alfredo Vera dan pelatih tim U-19, Bejo Sugiantoro.

Sinkronisasi dilakukan supaya ada kesamaan dalam filosofi permainan antara tim senior dan junior.

"Memang harus begitu. Pembinaan sejak usia dini nantinya bermuara ke tim utama atau senior," kata Bejo Sugiantoro. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, Jawa Timur
wwwwww