Ditlantas Polda Riau Gandeng Mahasiswa UIR Wujudkan Keselamatan Berlalu Lintas di Jalan Raya
![]() |
| Seminar keselamatan berlalu lintas yang digelar Ditlantas Polda Riau di Kampus UIR, Rabu siang |
Penulis: Chairul Hadi
Seminar ini juga menghadirkan pemateri, diantaranya Yanwar Arif yang menyampaikan pembahasan soal psikologi, Sugeng Wiyono terkait materi transportasi dan dr Melinda menyangkut kesehatan. Sedangkan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, dihadiri oleh Wakil Direkturnya serta jajaran lain.
Dalam kesempatannya, kepolisian memaparkan terkait pentingnya pengguna kendaraan untuk tertib berlalu lintas. Tentunya itu demi keselamatan berkendara, termasuk pengguna jalan itu sendiri (Safer People, red).
Tertib berlalu lintas tentu berdampak pada hal lainnya, termasuk pula untuk menekan angka kecelakaan dan vatalitas. Ini penting untuk terus disosialisasikan oleh kepolisian, dalam hal ini Ditlantas. Tujuannya, untuk mengedukasi masyarakat pengguna jalan.
Salah satu pemateri, Profesor Sugeng Wiyono fokus membahas pada safer road, di mana perlunya jalan yang memiliki aspek keselamatan, agar pengemudi tidak mudah mengalami kecelakaan, akibat kondisi jalan yang tidak memadai, salah satunya berlubang.
Selain itu, materi lainnya juga menyinggung terkait aspek pelanggar, yang ditinjau secara psikologi. Disebutkan, bahwa pelanggaran berkaitan dengan perilaku dan kesadaran, di mana seseorang perlu berpengetahuan dan paham, sebelum sadar dalam tertib berlalu lintas.
Seminar yang diikuti ratusan mahasiswa dari Fakultas tekhnik UIR ini juga diselingi dengan sesi tanya jawab, dimoderatori oleh Mardianto Manan. Acara yang digelar di aula fakultas tekhnik ini tentunya sangat diantusias.
Dalam kesempatan itu, mahasiswa juga menanyakan terkait transportasi roda dua online yang kian diganderungi masyarakat saat ini. Pemateri pun mengupasnya, termasuk soal revisi UU nomor 22 tahun 2009.
Diketahui, program berupa sosialisasi keselamatan berlalu lintas ini sudah lama dijalankan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Riau. Selain ke kampus-kampus, juga digelar ke sekolah-sekolah. ***













