Ketika Pendistribusian Rastra, Pemda Meranti Minta Provinsi Tak Lepas Tangan
![]() |
| Rastra Bulog - foto dari internet |
Penulis: Safrizal
Kekecewaan itu disampaikan Kabag Ekonomi Setdakab Kepulauan Meranti, Agusyanto Bakar, Rabu (4/4/2018).
Kata Agus, Pemda Kepulauan Meranti menyayangkan atas sikap lepas tangan dari Pemprov Riau terkait penyaluran Rastra. Karena, dalam mendistribusikan Rastra ke daerah Kepulauan Meranti sangat berat dibandingkan dengan daerah lain. Selaku wilayah berpulau, medan yang ditempuh sangat berat.
"Harusnya dalam mendistribusi Rastra ini, ada campur tangan provinsi. Mereka sebagai perpanjang tangan pusat, dan inikan program nasional. Selama ini tak ada bantuan Pemprov, dan hanya dibebankan ke kabupaten kota," kata Agusyanto.
Untuk tahun ini, tambah Agusyanto, ada bantuan dari Bulog. Lalu, ditambah pula bantuan dari Kabupaten Kepulauan Meranti, sehingga pendistribusian Rastra bisa lancar sampai ke titik terakhir.
Pemda menyiapkan anggaran Rp250 perkilogram. Sementara Bulog memberi bantuan sampai Rastra masuk lambung kapal sebelum diangkut dari Bengkalis (Gudang, red) ke Kepulauan Meranti.
"Ada bantuan dari Bulog, tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya. Kalau untuk penyaluran, sejauh ini belum ada kendala," tambah Agusyanto.
Agusyanto juga menyampaikan bahwa masyarakat banyak harus faham. Bahwa, tidak ada dikenakan biaya tebus (membayar, red) saat mengambil Rastra. "Kami sampaikan juga ke masyarakat, tak ada biaya tebus Rastra," pesannya. ***













