Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
15 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
17 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
12 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
19 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Ketika Pendistribusian Rastra, Pemda Meranti Minta Provinsi Tak Lepas Tangan

Ketika Pendistribusian Rastra, Pemda Meranti Minta Provinsi Tak Lepas Tangan
Rastra Bulog - foto dari internet
Rabu, 04 April 2018 14:48 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Kabupaten Kepulauan Meranti menyayangkan pemerintah Provinsi Riau yang terkesan lepas tangan terhadap penyaluran beras sejahtera (Rastra). Sebab, program Rastra merupakan program nasional, dan pemprov adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat.

Kekecewaan itu disampaikan Kabag Ekonomi Setdakab Kepulauan Meranti, Agusyanto Bakar, Rabu (4/4/2018).

Kata Agus, Pemda Kepulauan Meranti menyayangkan atas sikap lepas tangan dari Pemprov Riau terkait penyaluran Rastra. Karena, dalam mendistribusikan Rastra ke daerah Kepulauan Meranti sangat berat dibandingkan dengan daerah lain. Selaku wilayah berpulau, medan yang ditempuh sangat berat.

"Harusnya dalam mendistribusi Rastra ini, ada campur tangan provinsi. Mereka sebagai perpanjang tangan pusat, dan inikan program nasional. Selama ini tak ada bantuan Pemprov, dan hanya dibebankan ke kabupaten kota," kata Agusyanto.

Untuk tahun ini, tambah Agusyanto, ada bantuan dari Bulog. Lalu, ditambah pula bantuan dari Kabupaten Kepulauan Meranti, sehingga pendistribusian Rastra bisa lancar sampai ke titik terakhir.

Pemda menyiapkan anggaran Rp250 perkilogram. Sementara Bulog memberi bantuan sampai Rastra masuk lambung kapal sebelum diangkut dari Bengkalis (Gudang, red) ke Kepulauan Meranti.

"Ada bantuan dari Bulog, tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya. Kalau untuk penyaluran, sejauh ini belum ada kendala," tambah Agusyanto.

Agusyanto juga menyampaikan bahwa masyarakat banyak harus faham. Bahwa, tidak ada dikenakan biaya tebus (membayar, red) saat mengambil Rastra. "Kami sampaikan juga ke masyarakat, tak ada biaya tebus Rastra," pesannya. ***

Kategori:PON, Riau, Badminton
wwwwww