Orangtua Dipanggil, Remaja 17 Tahun yang Diamankan Polisi Pekanbaru usai Tawarkan Jasa Urus SIM di FB Akhirnya Minta Maaf, Alasannya Karena...
![]() |
| AHS tampak menunjukkan surat pernyataannya, agar tidak mengulangi perbuatan itu dikemudian hari |
Penulis: Chairul Hadi
AHS yang masih berstatus pelajar disalah satu sekolah di Kota Pekanbaru, Riau tersebut akhirnya membuat surat pernyataan tertulis dengan didampingi orangtuanya. Ia pun berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan meminta maaf atas kelakuannya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru Kompol Rinaldo Aser, Rabu (4/4/2018) sore menuturkan, bahwa perbuatan yang dilakukan remaja ini karena iseng. "Dia mengakui menulis dan memposting itu di facebook pakai akun miliknya. Alasannya hanya karena iseng," sebut Rinaldo Aser.
Ia melanjutkan, awalnya pada Rabu pagi tadi, kepolisian menemukan screen capture yang berasal dari akun Facebook milik AHS, di mana isinya tentang tawaran menerima layanan pengurusan SIM (Surat Izin Mengemudi, red).
Menindaklanjutinya, polisi kemudian melakukan komunikasi ke nomor telepon yang ikut diposting remaja itu dalam statusnya, dengan pura-pura ingin mengurus SIM. "Kemudian sepakat bertemu. Dari situ, ia kita bawa ke Satpas 0914 Polresta Pekanbaru," lanjutnya.
AHS pun kemudian ditanya-tanya, dan ia mengakui kalau itu memang akun facebook miliknya dan juga mengakui menulis postingan tersebut, hanya karena iseng.
Diketahui, dalam postingan tersebut AHS juga mematok biaya untuk jasa mengurus SIM, yang dijanjikan bisa langsung selesai dalam sehari, padahal sebetulnya pengurusan SIM tidak semahal itu. ***













