Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Riau

Dewan Desak PT Inti Indosawit Subur Realisasikan Tuntutan Masyarakat Ukui

Dewan Desak PT Inti Indosawit Subur Realisasikan Tuntutan Masyarakat Ukui
Hearing Komisi II DPRD Pelalawan bersama PT Inti Indosawit Subur dan empat desa di Kecamatan Ukui, Senin (9/4/2018).
Senin, 09 April 2018 14:54 WIB
Penulis: Farikhin
PELALAWAN - DPRD Pelalawan mendesak PT Inti Indosawit Subur (IIS) Ukui untuk segera merealisasikan tuntutan masyarakat empat desa di Kecamatan Ukui, atas rusaknya infrastruktur jalan dan jembatan.

Hal ini ditegaskan anggota Komisi II DPRD Pelalawan, Ade Irawan dalam hearing (rapat dengar pendapat) Komisi II dengan PT Inti Indosawit Subur (IIS) Ukui, perwakilan Desa Lubuk Kembang Sari, Desa Silikuan hulu, Desa Bukit Jaya dan Desa Bagan Limau, Senin (9/4/2018).

"Kami butuh kepastian hari ini. Tolong diwujudkan apa yang menjadi keinginan masyarakat," tegasnya, dalam forum rapat.

Politisi Gerindra mendesak kepada perwakilan perusahaan agar dapat memberikan jawaban pasti, terkait tuntutan masyarakat empat desa di Kecamatan Ukui.

"Kami minta kepastian yang jelas hari ini. Karena selama ini, PT IIS sangat susah untuk diajak komunikasi," ujarnya.

Menanggapi tuntutan masyarakat, perwakilan managemen PT IIS mengatakan jika pihaknya langsung menanggapi begitu mendapat surat pemberitahuan untuk hearing.

"Begitu dapat surat, kita langsung menanggapi dengan mengadakan rapat. Poin-poin yang disampaikan sudah kami tulis," ungkap perwakilan dari perusahaan.

Rapat pertemuan yang dipimpin Ketua Komisi II, Habibi Hapri di dampingi Wakil Ketua, Baharudin membahas terkait daerah aliran anak sungai dan pengikisan anak sungai. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww