Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Ternyata, Ini Masalah yang Dibahas oleh Luhut Pandjaitan dengan Prabowo Menurut Fadli Zon

Ternyata, Ini Masalah yang Dibahas oleh Luhut Pandjaitan dengan Prabowo Menurut Fadli Zon
Wakil Ketua DPP Gerindra, Fadli Zon. (Istimewa)
Senin, 09 April 2018 12:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Fadli Zon akhirnya angkat bicara soal pertemuan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di salah satu restoran hotel di bilangan Jakarta pada pekan kemarin.

Pertemuan dua sahabat lama itu dilakukan secara tertutup. Berikut ini penjelasan Fadli Zon, apa yang menjadi pembahasan dua mantan pejabat TNI itu.

Menurut Fadli Zon, pertemuan antara Luhut dan Prabowo hanyalah pertemuan biasa untuk menjalin komunikasi dan membahas sejumlah persoalan yang dihadapai pemerintah saat ini.

"Berbicara tentang masalah yang dihadapi oleh pemerintah soal kelapa sawit ya atau kencangnya Uni Eropa untuk melarang sawit kita yang merupakan bagian dari politik dagang mereka," kata Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (9/4/2018).

Pembahasan mengenai ekspor kelapa sawit ke Eropa, Prabowo mengakui dirinya memiliki jaringan dengan pengusaha-pengusaha di Eropa yang bisa membantu Pemerintah melalui jaringannya itu.

"Pak prabowo kan punya Networking juga di Eropa mendukung melalui orang-orang, simpatisan kita Indonesia di Eropa ya supaya bisa memberi dukungan lah kepada sawit kita," ucapnya.

Sebelumnya, Luhut sempat mengakui pertemuan dirinya dengan Prabowo membahas berbagai macam masalah, baik masalah ekonomi bangsa hingga Pilpres 2019.

"Kami bicara macam-macam yang lucu-lucu. Kami bicara yang penting, bagaimana negara ini baik," ujar Luhut.

Luhut tak menampik bahwa dalam pertemuan itu, mereka membicarakan soal Pilpres 2019.

Dalam pertemuan itu, Luhut bahkan menyarankan agar Prabowo maju kembali sebagai calon presiden dan berhadapan dengan Joko Widodo pada Pilpres 2019.***

wwwwww