Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Viral di Instagram, Honorer yang Menghina Mahasiswa sebagai Sampah Masyarakat akan Dipecat

Viral di Instagram, Honorer yang Menghina Mahasiswa sebagai Sampah Masyarakat akan Dipecat
Ilustrasi. (Internet)
Senin, 09 April 2018 12:47 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
BATAM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim menyampaikan permohonan maaf kepada para rektor dan mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Riau, terkait beredarnya video honorer Pemprov Riau yang menyebut mahasiswa sebagai "sampah" masyarakat.

Oknum honorer di Biro Kesra Sekdaprov Riau itu pun sudah diproses. Sanksi terberat berupa pemecatan pun menjadi pilihan utama.

"Pak Plt Gubri sudah meminta maaf karena ulah tenaga honorer itu. Kemungkinan opsi pemecatan yang akan diambil," kata Kasubag Acara Biro Humas, Protokol dan Kerjasama Setdaprov Riau, Slamet Riyadi, Senin (9/4/2018).

Ia mengatakan, Plt Gubri juga sudah memerintahkan Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie untuk memediasi langsung mahasiswa yang sudah berniat akan berunjuk rasa perihal pernyataan honorer tersebut, siang ini.

"Pak Plt sudah meminta pak Asisten I langsung memediasinya. Jangan sampai persoalan ini menjadi liar, hanya karena ulah tenaga honorer itu," ujar Slamet Riyadi.

Seperti diketahui, sebelumnya seorang honorer membuat pernyataan tidak pantas dengan menyebut mahasiswa hsebagai sampah masyarakat. Bahasa yang tidak seharusnya itu disampaikan bersamaan ketika terjadinya unjuk rasa ratusan mahasiswa Unilak ke Pemprov Riau, pada pekan lalu. Pernyataan tenaga honorer itu pun direkam dan beredar di instagram. ***

wwwwww