Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
12 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

Ketua DPD RI: Proyek di Daerah Masih Didominasi Pengusaha dari Pusat

Ketua DPD RI: Proyek di Daerah Masih Didominasi Pengusaha dari Pusat
Ketua DPD RI, Oesman Sapta saat memberikan sambutan. (GoNews.co/Muslikhin)
Rabu, 11 April 2018 21:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MANADO - Selama ini pemenang tander proyek pembangunan swasta maupun negeri, masih didominasi para pengusaha di tingkat pusat. Untuk itu, para pengusaha terutama kaum muda, diharapkan bisa merebut kebiasaan tersebut.

Hal ini seperti diungkapkan Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang (OSO), saat memberi motivasi terhadap Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (11/6/2018) malam.

"Tidak bisa dipungkiri, tander proyek di daerah, masih dikerjakan para pengusaha dari pusat," tandasnya.

Apalagi kata dia, saat ini banyak proyek ratusan miliar juga masih sering ditangani oleh pengusaha dari pusat, Oesman Sapta pun berharap agar pemerintah dapat melibatkan pengusaha-pengusaha daerah dalam proyek nasional agar dapat memakmurkan daerah.

"Kalau cuma proyek senilai 100-200 miliar, ya kalian di daerah ini yang ngerjakan. Saya juga meminya agar pemerintah melibatkan pengusaha daerah. Dengan demikian berarti pemerintah sudah memberikan lapangan kerja bagi masyarakat daerah," urainya.

Dalam memberikan motivasi kepada pengusaha muda di Manado, Sulawesi Utara dalam acara Gala Diner yang bertema 'Peran dan Kontribusi Pengusaha Muda Lokal Untuk Percepatan Pembangunan Ekonomi Sulawesi Utara' di Hotel Peninsula, Mando ini, Oesman Sapta juga sempat membagikan pengalaman hidupnya.

Ia pun menceritakan kisah hidupnya. "Saya ini anak keluarga biasa, karena semangatlah yang membawa saya hingga menjadi pengusaha sukses dan menjabat Ketua DPD RI saat ini," paparnya.

Ia pun berbagi rahasianya pada puluhan pengusaha muda yang hadir dalam acara tersebut. "Kita harus fokus pada bidang usaha yang dijalani, tergantung perjuangan kita, ketangguhan kita, sekuat apa kamu mampu bertarung," kata Senator dari Kalimantan Barat itu.

Dalam acara "Gala Dinner dan Bussines Talk With Ketua DPD RI yang diprakarsai oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulut tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Oesman Sapta juga didampingi Wakil Ketua DPD, Nono Sampono. ***

wwwwww