Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
10 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
9 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

PHBI Gelar Isra' Mi'raj dan Santuni Anak Yatim

PHBI Gelar Isra Miraj dan Santuni Anak Yatim
Sabtu, 14 April 2018 18:01 WIB
Penulis: Edy Sofyan
BERASTAGI - Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Berastagi bersama Pengajian Jamiatul Muslimat, PD Salimah dan Pemerintahan Desa Sempajaya, melaksanakan peringatan Isra' Mi'raj sekaligus menyantuni anak yatim, Jumat (13/4/2018) di Dusun V Teknol Sempajaya Berastagi.

Ketua PHBI Edi Sofyan mengucapkan rasa syukurnya karena mereka bisa tetap konsisten melaksanakan peringatan hari besar Islam dari desa ke desa lainnya.

"Kita merasa bangga dengan kompaknya umat muslim Berastagi yang terus meningkatkan syiar Islam. Disamping itu, ucapan terimakasih kami kepada BNN Karo, Dandim 0205/TK, Polres Tanah Karo yang sudah ikut mengambil bagian dalam menyukseskan Isra' Mi'raj ini," ungkap Sofyan.

Sementara itu, Kepala BNN Karo, AKBP Hepy Karo-Karo, mengharapkan agar masyarakat selalu waspada dengan bahaya narkoba.

"Peran ibu-ibu cukup penting mengontrol anak-anak mereka masing-masing. Karena dalam tiga bulan saja, BNN telah menangkap 80 orang. Sehingga jika kita lihat ruangan penjara sudah over kapasitas. Jadi jika keimanan kita kuat, yang namanya naroba tidak akan mudan masuk di keluarga kita," jelasnya.

Di tempat yang sama, Dandim 0205/TK yang diwakili Danramil 03 Berastagi, Mayor Muktar, mengatakan, di Tanah Karo multi agama. Makanya, perlu dijaga sikap saling hormat menghormati.

"Apa yg dilakukan PHBI ini sudah cukup luar biasa bisa terus merapatkan barisan dan melaksanakan bermacam event. Untuk itu, jalin terus kekompakan agar tidak mudah disusupi acaran-acara yang kurang baik," jelasnya.

Ustadz Abdul Rahim Rifa'i dalam tausyiah singkatnya menegaskan begitu pentingnya sholat lima waktu.

"Jadi jangan mudah untuk meninggalkan sholat, walau apapun itu alasan. Sesuai tema PHBI jadikan sholat sebagai bekal di dunia dan akhirat. Untuk itu, mari kita ambil hikmah dari perjalanan Isra' Mi'raj ini," ucap ustadz dihadapan ratusan jemaah yang memenuhi jambur Teknol Desa sempajaya ini.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Olympic, PON
wwwwww