Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
2
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
7 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
12 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
4 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
6 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
6 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Selama 3 Hari, 71 Mantan dan Anggota DPRD Sumut Diperiksa KPK

Selama 3 Hari, 71 Mantan dan Anggota DPRD Sumut Diperiksa KPK
Sabtu, 26 Mei 2018 09:06 WIB
MEDAN - Selama tiga hari tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 71 mantan dan anggota DPRD Sumut untuk saksi terkait kasus suap mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujonugroho.

Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian mengatakan, pmeriksaan yang dilakukan tim penyidik KPK dimulai sejak Selasa (22/5) sampai Kamis (24/5) sore.

"Totalnya ada 71 orang yang diperiksa," kata Sumanggar.

Selama pemeriksaan yang dilakukan di Kejati Sumut, KPK mengerahkan 14 penyidik untuk memeriksa para mantan dan anggota DPRD Sumut sebagai saksi untuk 38 tersangka kasus suap Gatot Pujonugroho.

"Berdasarkan Surat Perintah Tugas ada 14 penyidik, mereka tidak dikawal. Kita hanya memfasilitasi tempat saja," ungkapnya.

Dalam siaran pers, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, sudah memeriksa lebih dari 200 saksi baik di Jakarta, Mako Brimob Polda Sumut dan Kejati Sumut. Pemeriksaan itu masih berkutat pada kasus suap Gatot Pujo Nugroho.

Total pengembalian uang suap dari saksi mencapai  Rp 4.35 miliar. “Pengembalian ini akan dipertimbangkan sebagai alasan meringankan dalam penanganan perkara," terangnya dalam siaran pers tersebut.

Febri juga menambahkan, pengembalian uang dinilai sikap yang kooperatif dan pihaknya menghargai itu. “Sekali lagi kami sampaikan, KPK menghargai itikad baik pengembalian uang dan sikap koperatif memberikan keterangan dari pihak yang diperiksa,” ujarnya. ***

wwwwww