Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
13 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
10 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
18 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
8 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
7 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Nadeo: Pertandingan Usai, Harus Akui Kemenangan PSIS

Nadeo: Pertandingan Usai, Harus Akui Kemenangan PSIS
Kamis, 07 Juni 2018 22:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MAGELANG - Kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, tampak jatuh dan bangun mengawal gawangnya saat pertandingan melawan Klub PSIS Semarang. Namun kerja kerasnya harus berakhir dengan kekalahan karena gawang Borneo FC jebol satu kali.

Dalam laga pekan ke-13 LIGA 1 2018 di Magelang, Rabu kemarin malam, Borneo FC kalah dengan skor 0-1 dari PSIS. Gol tunggal PSIS dihasilkan Hari Nur Yulianto di babak pertama.

Nadeo Argawinata mengatakan kalau dalam pertandingan itu tidak hanya dirinya yang bekerja keras. Tapi juga pemain lainnya, walaupun akhirnya harus pulang dengan tangan hampa.

"Permainan Borneo FC tidak buruk. Kami juga sudah berusaha maksimal. Tapi pertandingan sudah selesai, kami kalah 0-1. Harus mengakui kemenangan PSIS," ujar Nadeo Argawinata.

Kiper berusia 21 tahun itu berharap kekalahan ini bisa menjadi pemicu kebangkitan di pertandingan berikutnya. Kendati laga berikutnya baru berlangsung setelah libur panjang Lebaran dan Piala Dunia 2018.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww