Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
11 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Putu Gede Akui Perseru Tak Punya Kemampuan Cetak Gol

Putu Gede Akui Perseru Tak Punya Kemampuan Cetak Gol
Kamis, 07 Juni 2018 22:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Klub Perseru Serui harus mengakui keunggulan Arema FC dalam pertandingan kandang di Stadion Gajayana, Malang, Rabu (6/6/2018) malam. Dalam pertandingan pekan ke-13 LIGA 1 2018 itu Perseru kalah dengan skor 0-1.

Gol penentu kemenangan Arema tercipta melalui penalti. Hadiah pada menit ke-55 itu berhasil dimaksimalkan Thiago Furtuoso.

Usai pertandingan pelatih Perseru, I Putu Gede, memberi selamat kepada Arema yang berhasil memenangi pertandingan. Meski pada dasarnya skuat Perseru kecewa dengan kekalahan ini.

"Kami tidak cukup punya kemampuan untuk mencetak gol di pertandingan ini. Tapi para pemain sudah maksimal, meski hasilnya kami kalah," kata I Putu Gede.

Selesai pertandingan ini skuat Perseru akan libur panjang untuk Lebaran dan Piala Dunia 2018. Kompetisi akan mulai lagi selepas pesta bola dunia di Rusia.

"Nanti setelah libur kami akan evaluasi penyelesaian akhir. Selama ini masalah itu yang tidak kunjung optimal," kata I Putu Gede.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Jawa Timur
wwwwww