Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton

Kata Vizenco, Meski Hanya Imbang, PSIS Seperti Kalahkan Persipura

Kata Vizenco, Meski Hanya Imbang, PSIS Seperti Kalahkan Persipura
Kamis, 19 Juli 2018 07:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAYAPURA - Klub PSIS Semarang tampil heroik dengan mampu menahan imbang tanpa gol tuan rumah Klub Persipura Jayapura dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu (18/7/2018) sore.

Ini merupakan raihan satu poin kedua tim Laskar Mahesa Jenar di kandang lawan setelah sebelumnya menahan Bhayangkara FC.

Pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese, berterima kasih atas perjuangan pemain di lapangan. Meskipun tim promosi dan menghadapi klub besar, para pemain PSIS disebut sang pelatih mampu menunjukkan permainan yang cukup apik.

"Hasil yang patut disyukuri hari ini kami dapat satu poin. Pertandingan berat, namun bisa bermain dengan baik terutama sisi pertahanan," kata Vincenzo Annese.

Pelatih asal Italia itu menjelakan, kedisiplinan pertahanan jadi kunci timnya mampu mencuri satu poin dari tim Mutiara Hitam. Meski sempat mendapat gempuran di sisi kanan saat babak pertama, dirinya berusaha memperbaiki di paruh kedua dan berjalan dengan baik.

Hanya saja Annese menyebut sebenarnya timnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dengan kata lain kemenangan. Namun, tidak adanya sosok Bruno Silva sebagai penyerang murni menyulitkan lini depan untuk mengkreasi serangan.

"Kami tidak ada penyerang murni dan hanya mengandalkan pemain dari sayap dan tengah, sehingga cukup kesulitan di depan. Namun kami bangga dengan hasil ini dan seperti sebuah kemenangan meskipun hanya satu poin," tegasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Jawa Tengah, Non Olympic, Olympic, Badminton
wwwwww