Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

BMKG Sumbar Ingatkan Masyarakat Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir

BMKG Sumbar Ingatkan Masyarakat Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir
ilustrasi
Minggu, 29 Juli 2018 12:48 WIB
PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau mengingatkan masyarakat Sumatra Barat terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang disertai petir.

Berdasarkan perkiraan BMKG, selama tiga hari ke depan sejak 28 hingga 30 Juli 2018 nanti terdapat sirkulasi siklonik di perairan barat Sumbar untuk level 925/850 milibar (mb, satuan tekanan udara).

Kondisi ini berkonvergensi memanjang dari Laut Cina Selatan, dengan belokan angin ada di Sumatra bagian Utara, Sumbar, Selatan Karimata, Kalimantan bagian Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Maluku dan Perairan Utara Papua.

Kondisi ini membuat Sumatra Barat menjadi salah satu wilayah paling terdampak. Diperkirakan, hujan lebat disertai angin kencang dan kilat akan melanda wilayah Sumbar pada 28 dan 29 Juli 2018. Sementara pada 30 Juli 2018, diperkirakan hujan lebat masih melanda namun tidak disertai angin kencang.

"Dari hasil pengamatan terakhir, kondisi hujan sedang-lebat disertai angin kencang dengan durasi singkat berpotensi terjadi pada malam-dini hari di daerah Kepulauan Mentawai, Padang Pariaman, Solok, Pesisir Selatan, dan Padang," ujar Yudha, Sabtu (28/7) seperti dilansir republika.co.id.

Dalam periode tiga hari ke depan, angin bisa berembus dengan kecepatan hingga 35 kilometer (km) per jam. BMKG meminta masyarakat waspada terhadap potensi bencana yang disebabkan derasnya hujan dan angin kencang, termasuk bencana banjir, tanah longsor, hingga gelombang laut yang masih tinggi.

Sebelumnya, sedikitnya 18 rumah milik warga Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami kerusakan karena dihantam gelombang pasang laut yang tinggi pada Kamis (26/7) pagi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang telah menyerahkan 100 karung berisi pasir untuk menghambat laju gelombang laut. (rol)

Editor:Arie RF
Sumber:republika.co.id
Kategori:PON, Badminton, Sumatera Barat
wwwwww