Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton

Diduga Lakukan Pungli saat Siswa Ambil Ijazah, Penjaga Sekolah SMAN 1 Sungai Limau Diciduk Polisi

Diduga Lakukan Pungli saat Siswa Ambil Ijazah, Penjaga Sekolah SMAN 1 Sungai Limau Diciduk Polisi
Kasat Reskrim (Satuan Reserse Kriminal) Polres Pariaman memperlihatkan hasil OTT oknum penjaga sekolah SMAN1 Sungai Limau Padang Pariaman. (foto: minangkabaunews.com)
Rabu, 15 Agustus 2018 09:58 WIB
PADANG PARIAMAN - Satreskrim (Satuan Reserse Kriminal) Polres Pariaman mengamankan oknum penjaga sekolah SMAN1 Sungai Limau, Padang Pariaman dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) karena diduga melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap para orang tua siswa, Selasa siang (14/8/2018).

Dalam jumpa persnya, Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan menyebutkan, operasi tangkap tangan dilakukan di salah satu sekolah SMA di Kecamatan Sungai Limau terhadap seorang pegawai honorer penjaga sekolah berinisial AN.

"Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan BB uang lebih kurang Rp 9.700.000, kemudian stempel, tanda terima uang, rekap tunggakan siswa sebanyak 260 orang, kartu pustaka dan ijazah siswa," tutur Kapolres.

Ia mengungkapkan, berdasarkan pengakuan ter lapor (pelaku) modus pungli melalui pengambilan ijazah bagi siswa yang telah lulus dengan jumlah pungutan Rp60.000 per siswa.

"Dan selanjutnya karena penangkapannya masih berstatus baru, maka kita masih melakukan pendalaman terkait siapa yang memerintahkan dan untuk apa uang ini digunakan," ulas Kapolres.

Penangkapan dilakukan saat AN sedang bertransaksi dengan salah satu orangtua siswa dan terungkapnya kasus pungli ini juga berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa sekolah ini telah melakukan pungutan di luar ketentuan yang dibuat oleh pemerintah.

"Berdasarkan keterangan dari pelaku sendiri, pungutan seperti ini telah berlangsung dari tahun ke tahun lebih kurang selama 6 tahun. Untuk saat ini AN masih berstatus terlapor dan tidak tertutup kemungkinan bisa ditetapkan jadi tersangka," tuturnya.

Polisi telah meminta keterangan dari 6 orang saksi termasuk siswa. Sementara pelaku sendiri bisa dikenakan pasal 12 huruf e undang-undang 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. ***

Editor:Arie RF
Sumber:minangkabaunews.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Sumatera Barat
wwwwww