Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Jamaah Tarikat Naqsabandiyah di Sumbar Rayakan Idul Adha Hari Ini

Jamaah Tarikat Naqsabandiyah di Sumbar Rayakan Idul Adha Hari Ini
Imam Nasaqsabandiyah Sumbar, Syafri Malin Mudo.
Senin, 20 Agustus 2018 12:10 WIB
PADANG - Jamaah Tarikat Naqsabandiyah di Sumatera Barat lebih dahulu dua hari merayakan Hari Raya Idul Adha 2018.

Ribuan Jamaah Tarikat Naqsabandiyah tersebut merayakan Hari Raya Idul Adha 2018, Senin (20/8/2018) ini, sementara Kemenag RI menetapkan lebaran Rabu (22/8/2018).

Imam Tarikat Nasaqsabandiyah Sumbar, Syafri Malin Muda menyampaikan, hari raya Idul Adha 1439 Hijriah ditetapkan lewat cara hisab munjid dan rukyatul hilal atau melihat bulan.

Dari cara itulah, sebut Syafri, ditentukan bahwa 10 Zulhijjah jatuh pada Senin 20 Aguatus 2018.

“Cara hitungan Idul Adha menurut 100 hari sesudah awal Ramadan. Cara ini selalu digunakan secara turun temurun,” kata Syafri Malin Mudo ditemui di Musala Baitul Ma’mur, Pasar Baru, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (19/8/2018) malam seperti diberitakan tribunpadang.com.

Secara keseluruhan di Sumbar, kata dia, sudah ada sekitar 5.000 jamaah Nasaqbandiyah.

Selain di Padang, jamaah pun tersebar di Solok, Solok Selatan, Padangpariaman, dan Pesisir Selatan.

Untuk di Kota Padang sendiri, jamaahnya tersebar di Lubuk Kilangan, Pauh.

“Untuk Pauh, salat Idul Adha digunakan di Surau Baru dan di Musala Baitul Ma’mur. Total jamaah Nasaqbandiyah di Pauh ini sudah ada sekitar 300 orang. Malam ini, setiap jamaah Nasaqbandiyah di Sumbar melakukan takbiran. Untuk lokasinya, dikerjakan di masjid, musala maupun surau yang hendak melakukan Idul Adha,” katanya.

Meski ada ketidaksamaan pada masalah penetapan waktu Idul Adha, pria yang akrab disebut Buya ini berharap supaya setiap kalangan bisa saling menghormati.

Karena pada prinsipnya, umat Islam satu kesatuan. “Kita harap setiap kalangan saling menghormati,” katanya. ***

Editor:Arie RF
Sumber:tribunpadang.com
Kategori:Sumatera Barat, PON, Badminton
wwwwww