Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Umum

UAS: Ketika Lhokseumawe Terbitkan Perda Wanita Dilarang Duduk Ngangkang Ribut, Lihat Artis Tak Berbusana Bungkam

UAS: Ketika Lhokseumawe Terbitkan Perda Wanita Dilarang Duduk Ngangkang Ribut, Lihat Artis Tak Berbusana Bungkam
Ustaz Abdul Somad saat tablig akbar di Kota Lhokseumawe. (Muslikhin/GoNews.co)
Senin, 20 Agustus 2018 12:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
LHOKSEUMAWE - Dalam acara tausyiahnya, Ustaz Abdul Somad kembali mempringatkan para pejabat publik seperti Walikota, Bupati, DPRD, DPR, bahkan Presiden, untuk tegas mengeluarkan peraturan membela agama islam.

Karena kata Ustaz Abdul Somad, ketika para pejabat publik diberikan amanah menjadi pemimpin, diakherat nanti akan dimintai pertanggungjawabannya.

"Jangan salah, bapak-bapak yang sedang menjadi walikota, bupati, gubernur, menteri, anggota dewan maupun presiden sekalipun, bukan berarti hanya berkewajiban terhadap rakyat. Tapi juga harus bertanggungjawab di akherat nantinya," ujar Ustaz Abdul Somad dalam Road Show tablig akbar di kota Lokseumawe dan Aceh Utara, kemarin Minggu (19/8/2018).

"Mumpung bapak-bapak sekalian sedang menjabat, sedang menjadi pemimpin, pergunakan jabatan itu untuk membela umat. Untuk kebaikan masyarakat, dan nantinya kebijakan itulah yang akan menjadi pahala di akherat. Contohnya apa? Buat aturan yang pro umat, seperti gerakan salat subuh berjamaah, mewajibkan pegawai dan masyarakat meramaikan masjid dan lain sebagainya," ujarnya.

"Saya sebenarnya salut dengan warga Aceh ini. Selain memang pulau tempat para Aulia, tempat lahirnya para ulama, pejabatnya juga berani dan tegas, ini yang harusnya dicontoh daerah lain," tandanya.

Apalagi kata UAS sapaan akrab Ustaz Abdul Somad, Lhokseumawe juga pernah bikin geger negeri Ini. "Satu-satunya perda yang bikin Indonesia heboh ada di mana?" tanya Ustaz Abdul Somad. Sontak para pengunjung menjawab "Lhokseumawe".

"Kenapa bikin heboh? Karena satu-satunya kota di Indonesia yang berani mengeluarkan perda wanita dilarang duduk ngangkang. Oooo semua ribut, perda macam apa ini?. Woy... ingatlah kalian semua, ini perda yang seharusnya kita dukung, jangankan maksiat atau perzinahan, duduk ngangkang saja tak boleh, artinya apa? Pemkot Lhokseumawe peduli akan umat, peduli menjaga umat," urainya.

"Sekarang ini aneh saya lihat, ada perda dilarang duduk ngangkang, pada ribut, pada heboh mencaci maki, tapi ketika lihat artis dengan busana sexy, kadang juga yang lupa dijahit, malah bungkam. Anehnya kadang malah dibiarkan dan dijadikan tontonan wajib, ini kan keblinger," tambahnya.

Untuk itu kata UAS, umat islam apalagi ulama, yang saat ini dipercaya menjadi pemimpin, untuk tidak takut dengan ancaman dan cemoohan orang yang tidak suka dengan aturan sesuai syariat Islam. "Lanjutkan jangan takut. Kita harus bentengi generasi muda kita dari perbuatan-perbuatan maksiat. Jika diperkuat dengan aturan pemerintah, Insya Allah, negara kita akan merdeka seutuhnya, dan akan menjadi negara yang barokah," pungkasnya. ***

Kategori:Olympic, Umum, Aceh
wwwwww