Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Riau

Digelar di Luar Ruangan, Salat Idul Adha di Duri Terancam Kabut Asap

Digelar di Luar Ruangan, Salat Idul Adha di Duri Terancam Kabut Asap
Kapolsek Mandau Kompol Rocky Ricardo beserta satgas gabungan melakukan pemadaman lahan yang terbakar didekat perbatasan antara Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis dengan Kabupaten Rokan Hilir.
Selasa, 21 Agustus 2018 19:30 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DURI - Kabut asap, dampak kebakaran lahan dan hutan (karlahut) di wilayah Kecamatan Batin Solapan yang berbatasan dengan Kabupaten Rokan Hilir sudah mulai dirasakan masyarakat Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau sejak dua hari terakhir.

Bencana kabut asap yang belum menebal ini juga dikhawatirkan akan mengganggu pelaksanaan Salat Idul Adha 1439 Hijriah khususnya yang melaksanakan salat di luar ruangan seperti yang biasa dilakukan gabungan jamaah masjid. 

"Sekolah TK saja sudah mengambil inisiatif tidak ada kegiatan anak di luar kelas. Melihat kabut asap sudah mulai menyelimuti ruang udara di Kota Duri dan sekitarnya. Dan katanya kebakaran lahan terus saja meluas, bagaimana salat Ied besok, pasti akan sangat terganggu kita," kata Iindrayani, warga Hangtuah kepada GoRiau.com, Selasa (21/8/2018).

Sementara itu informasi yang berhasil dirangkum GoRiau.com, kebakaran lahan terparah itu terjadi di wilayah Kecamatan Bathin Solapan yang berbatasan dengan Cucut, Kabupaten Rohil. Dalam beberapa hari terakhir regu damkar dan pihak Polsek Mandau turun melakukan pemadaman.

Sudah ada sekitar 4 hingga 5 hektar lebih lahan yang terbakar. Teruknya lagi, lokasi kebakaran lahan ini jauh dari jalan poros, sehingga menyulitkan anggota damkar Kecamatan Mandau untuk menambah persediaan air. Bahkan untuk sampai ke lokasi, personil Damkar dan Polsek Mandau harus berjalan kaki. 

"Kami sudah beberapa hari ini memadamkan api di daerah Cucut. Target kita, kebakaran akibat faktor cuaca yang panas ini tidak menyebar luas dan menyebabkan bencana kabut asap. Kalau di lokasi, kabut asapnya sangat tebal. Jarak pandang juga pendek, titik api yang ada inilah yang harus segera dipadamkan," sebut Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo SIK.

Dikatakan Kapolsek juga, kebakaran lahan yang ada saat ini murni faktor alam karena cuaca panas dam tiupan angin yang kencang. Lahan gambut ditumbuhi oleh semak belukar yang sudah kering.

"Saya, Wakapolsek Mandau AKP Ali Suhud dan diikuti oleh 40 personil gabungan tim karlahut (Polisi, TNI, Damkar dan Masyarakat) melakukan pemadaman manual dengan menggunakan mesin robin. Api sudah mulai padam namun masih mengeluarkan asap disebabkan kondisi lahan berjenis tanah gambut," tutup Kapolsek. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww