Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Jepang Samakan Kedudukan 1-1

Jepang Samakan Kedudukan 1-1
Pasangan Greysia/Apriyani
Selasa, 21 Agustus 2018 18:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA -  Partai kedua tak berhasil diamankan pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu di laga semifinal bulutangkis beregu Asian Games 2018 melawan Jepang. Greysia/Apriyani ditaklukkan dua game langsung dengan skor 13-21, 12-21.

Poin pertama diraih tim Indonesia lewat kemenangan Gregoria Mariska Tunjung atas Akane Yamaguchi dengan skor 21-16, 9-21, 21-18. 

Bermain di Istora Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (21/8/2018), sejak awal Greysia/Apriyani terus bermain di bawah tekanan lawan. Mereka tertinggal jauh 5-11 di interval game pertama. Pada game kedua, Greysia/Apriyani kembali tertinggal jauh hingga 11-18 dan semakin sulit untuk mengejar. 

Fukushima/Hirota memang tampil cukup baik dengan pertahanan rapat dipadu dengan serangan-serangan yang cukup merepotkan Greysia/Apriyani. Apa pun pola main yang diterapkan Greysia/Apriyani seolah selalu salah dan selalu dapat dibaca oleh pasangan rangking satu dunia tersebut.

"Kami merasa tadi belum bisa keluar dari tekanan, dan dari awal sudah ditekan terus oleh lawan. Dan kami tidak bisa keluar dari permainan itu, saya merasanya seperti itu. Mereka permainannya sama dengan pertemuan terakhir kami, tenangnya itu," kata Apriyani yang bersama Greysia dikalahkan Fukushima/Hirota pada pertemuan terakhir mereka di Indonesia Open 2018.

"Mereka sudah mendikte permainan kami. Kami minta maaf belum bisa menyumbang poin, terima kasih kepada Gregoria, dia sudah menyumbang satu angka," sebut Greysia setelah pertandingan. 

"Kami akan coba lagi misalnya tim kami dikasih kemenangan hari ini, waktu kami didikte sama lawan, bagaimana kami harus keluar dari permainan itu. Atau kami akan coba lagi di nomor perorangan," tambahnya. 

wwwwww