Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
2
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
7 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
12 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
5 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
6 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
6 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Riau

Terkait Ijazah Palsu Kades Setiang, Polres Kuansing Tunggu Hasil Lab

Terkait Ijazah Palsu Kades Setiang, Polres Kuansing Tunggu Hasil Lab
Ilustrasi. (Internet)
Selasa, 04 September 2018 22:39 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Kepolisian Resor Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mengirim ijazah yang digunakan Iramsi untuk mencalon sebagai Kepala Desa Setiang ke Labor Forensik Medan.

Menurut Kasi Pidum Kejari Kuansing, M Fitriadi, pihaknya meminta agar penyidik kepolisian melakukan uji labor terhadap ijazah tersebut.

"Masih P19, kita minta untuk dilakukan pengujian lab. Ini adalah pendalaman alat bukti," ujar Fitriadi kepada GoRiau.com, Selasa (4/8/2018) siang di Telukkuantan.

Sementara, Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto menyatakan pihaknya sudah mengirim alat bukti ke lab Medan.

"Hasilnya belum keluar. Lama menunggunya, makanya kita tidak melakukan penahanan," ucap Fibri. Selain hasil belum keluar, polisi menilai Iramsi kooperatif selama pemeriksaan. Hal itu juga menjadi dasar polisi belum menahannya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada Januari 2018, Rasid Asmianto, warga Setiang melaporkan Iramsi yang baru saja menang Pilkades ke Polres Kuansing. Ia diduga menggunakan ijazah palsu saat mendaftar ke panitia pemilihan Kades.

Beberapa bulan setelah itu, Iramsi kepada GoRiau.com mengakui bahwa ijazah yang ia gunakan didapat dengan cara yang tidak sah. Hingga kini, aparat penegak hukum masih bekerja untuk menuntaskan kasus tersebut. ***

Kategori:Beladiri, Riau, Voli, PON
wwwwww