Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Riau

Dihantam Puting Beliung, 67 Rumah di Tanjung Pasir Inhil Alami Kerusakan

Dihantam Puting Beliung, 67 Rumah di Tanjung Pasir Inhil Alami Kerusakan
Jum'at, 07 September 2018 22:23 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN - Sebanyak 67 unit rumah warga di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah, Inhil, Riau mengalami kerusakan akibat hantaman angin puting beliung yang terjadi, Jumat (7/9/2018).

Kejadian tersebut bermula saat hujan deras terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, saat itulah angin kencang tiba-tiba datang dan membuat atap rumah warga berterbangan.

Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra melalui PAUR Humas Polres Inhil, IPTU Heriman Putra menjelaskan 67 bangunan rumah yang rusak tersebut rerdiri dariĀ  20 rumah rusak berat dan 47 rumah rusak ringan.

"Termasuk dua kantin pasar yang mengakami kerusakan berat," jelasnya.

Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun dikatakan Heriman Putra kerugian ditaksir mencapai lebih kurang Rp600 juta.

Heriman menambahkan tim dari Tanah Merah yang terdiri dari Pemerintah Kecamatan, BPBD dan Polsek serta masyarakat setempat sedang melakukan pendataan terhadap identitas pemilik rumah dan mengevakuasi barang-barang milik pemilik rumah yang masih bisa diselamatkan.

"Saat ini warga yang mengalami rumahnya terkena musibah angin puting beliung ditempatkan dirumah kerabat dan dirumah masyarakat," tukas Heriman Putra. ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww