Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Badminton
Jepang Open 2018

Praveen/Melati Lewati Rintangan Pertama

Praveen/Melati Lewati Rintangan Pertama
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti
Rabu, 12 September 2018 01:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution

TOKYO – Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti melewati rintangan pertama di Japan Open 2018 BWF World Tour Super 750 dengan menyingkirkan Robin Tabeling-Cheryl Seinen (Belanda), dengan skor 21-15, 22-20.

Pertandingan sempat berlangsung menegangkan saat Praveen-Melati yang sudah unggul match point 18-16, justru balik tertinggal 18-20. Namun pada saat genting seperti ini, Praveen-Melati berhasil menguasai keadaan dan membuat setting menjadi 20-20.

"Saat itu kami berusaha untuk tenang, kami yakin juga akan bisa merebut game kedua. Penampilan kami memang belum in, ini adalah pertemuan pertama kami dengan mereka, jadi agak kagok mainnya. Kami juga masih menyesuaikan diri dengan situasi lapangan, kami sudah punya gambaran untuk pertandingan selanjutnya," sebut Praveen.

"Lawan memang pertahanannya lebih rapat di game kedua. Diserang tidak langsung 'mati'. Jadi pertandingan lebih ramai di game kedua," tambah Melati.

Di babak kedua, Praveen-Melati berpeluang jumpa pasutri asal Inggris, Chris Adcock-Gabrielle Adcock. Namun Duo Adcock harus melewati laga pertama terlebih dahulu melawan Lu Kai-Chen Lu (Tiongkok).

Praveen mengaku penasaran untuk bisa menaklukkan pasangan ini, karena dari delapan pertemuannya bersama tiga partner yang berbeda, Praveen masih belum bisa memetik kemenangan. Saat berpasangan dengan Vita Marissa, skor pertemuan Praveen dengan Duo Adcock adalah 0-1. Dengan Debby Susanto, Praveen tercatat lima kali kalah. Sedangkan bersama Melati, Praveen dua kali kalah dalam dua pertemuan mereka.

"Kami sudah melakukan evaluasi. Maunya cari satu kemenangan dulu dari mereka supaya bisa lebih percaya diri. Mereka bagus di pola permainan no lob, memang harus tahan banget, Chris juga kidal, jangan sampai salah arah bola," tutur Praveen.

wwwwww