Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
2
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
7 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
12 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
5 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
6 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
6 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Badminton

Desain Jam Gadang Disebut Mirip Mata Dajjal, Wali Kota Bukittingi Marah Besar

Desain Jam Gadang Disebut Mirip Mata Dajjal, Wali Kota Bukittingi Marah Besar
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias. (foto: Riki Chandra/JawaPos.com)
Jum'at, 05 Oktober 2018 18:38 WIB
BUKITTINGGI - Upaya Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan revitalisasi kawasan jam gadang menuai kritik ribuan netizen di media sosial (medsos). Pasalnya, foto desain icon wisata Bukittinggi yang tersebar di jagat medsos sejak empat hari terakhir, disebut-sebut mirip simbol illuminati atau mata satu Dajjal.

Kabar tersebut berhembus dan viral dalam sekejap di berbagai akun grup medsos facebook dan sebagainnya. Bahkan, ada pula netizen yang menyandingkan desain jam gadang itu dengan desain pantai Manakarra, di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat yang dihebohkan sebagai pengundang bala bencana.

Seperti diberitakan laman JawaPos.com, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengaku sudah mendengar kabar ribut-ribut netizen soal desain jam gadang itu. Menurutnya, tudingan tersebut sama sekali tidak benar. Sebab, dalam desainnya berbentuk lingkaran dan tidak lonjong atau elips seperti yang diributkan netizen.

"Itu tidak betul. Desainya bulat. Semua berbentuk lingkaran dan bukan mata. Mata itu jelas, Dajal itu perbuatan jahat yang dilambangkan ke mata. Tidak benar," tegas Ramlan Nurmatias saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (5/10).

Ramlan tidak membantah desain yang beredar itu memang mirip desain revitalisasi jam gadang. Namun, bentuk yang beredar tidak sesuai dengan yang akan dibangun Pemkot Bukittinggi. "Itu kan hasil foto dan yang difoto kertasnya. Jadi tentu tidak sama dengan sebenarnya," terang Ramlan.

Wali Kota pendukung Jokowi ini menyebutkan, jika desaian lingkaran berbentuk lonjong itu disangkakan mata Dajal, maka banyak lokasi-lokasi tempat berkumpul di Jakarta yang setengah lingkaran mirip dengan itu.

"Kalau dilihat dari atas, banyak di Jakarta tempat berkumpul seperti setengah lingkaran, apakah itu Dajal? Ada juga air mancur seperti itu dilihat dari atas, apa itu Dajal juga," terangnya.

Ramlan meminta masyarakat memahami hal tersebut dan tidak mempercayai begitu saja segala informasi yang belum diketahui kebenarannya dengan jelas.

"Kami ingin mempercantik Kota Bukittinggi, tidak mungkin seperti yang dihebohkan. Kami harap masyarakat memahaminya," tutur Ramlan. ***

Editor:Arie RF
Sumber:JawaPos.com
Kategori:Sumatera Barat, PON, Badminton
wwwwww