Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
9 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
19 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
8 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Pengakuan Said Iqbal Soal Kasus Ratna Sarumpeat

Ini Pengakuan Said Iqbal Soal Kasus Ratna Sarumpeat
Rabu, 10 Oktober 2018 00:09 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, mengaku dihubungi tersangka Ratna Sarumpaet untuk bertemu. Saat dihubungi, Iqbal mengaku tak dapat memenuhi pertemuan itu.

Namun, Iqbal menyanggupi usai mendengar Ratna menangis saat dihubungi. "Pada 28 September sekitar pukul 23, setelah saya pulang dari acara di salah satu televisi swasta saya ditelepon oleh staf Ratna Sarumpaet dan kemudian Ratna Sarumpaet berbicara saya sampaikan bahwa saya tidak bisa hadir untuk datang ke rumahnya Ratna Sarumpaet, karena Ratna meminta saya untuk datang tapi tiba-tiba dia menangis dan mengatakan 'Kamu harus datang' karena saya dianiaya," kata Iqbal di Polda Metro Jaya, Kamis (9/10).

Mendengar tangisan dan pengakuan Ratna, ia langsung banting stir dan menuju kediaman aktivis tersebut. Saat tiba, Iqbal didongengi kalau Ratna dianiayai dan minta bertemu Prabowo Subianto.

"Ratna Sarumpaet menjelaskan tentang penganiayaan nya bahwa seperti teman-teman sudah tahu dan sudah diberitakan oleh kawan-kawan dalam cerita tersebut intinya Ratna Sarumpaet meminta bisa dipertemukan dengan Bapak Prabowo dan dia ingin dijelaskan langsung kepada Bapak Prabowo," ujarnya.

Singkat cerita dalam kasus ini, Ratna akhirnya bertemu dengan calon presiden nomor urut 02 itu. Prabowo meminta Ratna membuat laporan polisi, namun ditolak karena pesimis akan diproses.

"Dia pesimis kalau dilaporkan ke polisi akan ditindaklanjuti nya, waktu bercerita kepada saya pun sama jawabannya Pak Prabowo sampaikan kalau memang perlu pendampingan silakan ada ACTA yang akan membantu tapi laporkan kepada polisi," pungkasnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Badminton, Olympic, Beladiri, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww