Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
9 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
14 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
6 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
8 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
8 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Badminton

Bertemu Kadin Aljazair, Riau Tawarkan Pembangunan Industri Hilir Kelapa Sawit

Bertemu Kadin Aljazair, Riau Tawarkan Pembangunan Industri Hilir Kelapa Sawit
Jum'at, 26 Oktober 2018 18:16 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzuhra
PEKANBARU - Meski sampai sekarang Riau sudah menawarkan ke banyak investor untuk menanamkan modal dalam bidang industri hilir perkebunan seperti kelapa sawit dan karet, dan belum membuahkan hasil. Namun Premprov tetap mencoba, seperti yang ditawarkan keapda Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aljazair.

Tawaran itu disampaikan saat penandatanganan MoU antara Kadin Riau dan Kadin Aljaziar di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Jumat (26/10/2018).

"Aljazair sangat membutuhkan bahan baku seperti karet, kelapa, dan sawit. Sebenarnya mereka juga butuh tuna, tetapi di Riau kan tidak ada laut dalam. Jadi kita prioritaskan hasil kebun saja," kata Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi

Dikatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terbantu dengan adanya kerjasama bisnis antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Riau dengan Kadin Provinsi Skikda, Aljazair. Dengan adanya MoU ini, kekayaan alam Riau seperti karet, kakao, sawit dan kelapa akan semakin mudah diekspor ke negara yang terletak di Benua Afrika tersebut.

Ia juga menambahkan, Pemprov juga menawarkan investasi hilirisasi seperti industri kelapa, hasil olahan karet dan kemudahan investasi untuk menarik investor dari Aljazair maupun negara-negara lain.

"Tentu kita juga ada menawarkan investasi kepada mereka, seperti olahan karet. Kalau untuk kemudahan, investasi di Riau sudah standar, semua sudah sesuai. Itulah hasil inti dari kerjasama ini," pungkasnya. ***

wwwwww