Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
23 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
18 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
17 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
16 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
21 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
22 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Badminton

Pembunuh Ibu dan Anak di Tapung Akhirnya Menyerahkan Diri

Pembunuh Ibu dan Anak di Tapung Akhirnya Menyerahkan Diri
Pelaku dan barang bukti yang diamankan
Jum'at, 26 Oktober 2018 10:35 WIB
PEKANBARU - Pelaku pembunuhan sadis yang menewaskan ibu dan anak yang terjadi di Tapung, Kampar, Kamis (25/10/2018), akhirnya menyerahkan diri kepada polisi.

Seperti diberitakan sebelumnya seorang ibu rumah tangga (IRT), Diana (55) dan anaknya Putri (18) tewas dibunuh seorang pelaku perampokan di Jalan Garuda Sakti, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau.

''Pelaku berinisial ED (41) dan sudah menyerahkan diri ke Polsek Tampan setelah kabur ke Pekanbaru. Saat ini pelaku diamankan di Polda Riau," kata Kapolres AKBP Andri Ananta Yudhistira pada wartawan, Jumat (26/10/2018).

Dia menambahkan, pelaku mau menyerahkan diri setelah dibujuk oleh pihak keluarga.

Saat itu, pelaku berada di Simpang Beringin wilayah perbatasan Pekanbaru-Kabupaten Pelalawan. Pelaku membawa sejumlah hasil aksi perampokan.

Andri menjelaskan, pelaku melakukan aksi perampokan di rumah korban pada Kamis (25/10/2018) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

"Pelaku ini adalah tetangga korban. Dalam aksinya, pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara memanjat dinding belakang," ujar Andri.

Setelah masuk di rumah korban, lanjutnya, pelaku kembali keluar mengambil sepotong kayu pohon rambutan berukuran 80 sentimeter dan masuk lagi ke rumah korban menuju ruangan tengah.

Anak korban bernama Putri tiba-tiba bangun dari tidur menuju ruang tengah dan melihat pelaku.

"Pelaku langsung memukul sang anak sebanyak tiga kali di bagian kepala. Ibunya (Diana) langsung terbangun dan menghampiri anaknya. Saat itu pelaku juga langsung memukuli korban hingga meninggal dunia," ujar Andri.

Usai membunuh kedua korban, pelaku mengambil barang-barang korban berupa ponsel, laptop dan membawa kabur mobil korban.

Sebelum menyerahkan diri, pelaku kabur ke wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Saat itu pelaku memarkirkan mobil hasil rampok disebuah ruko. Pelaku kemudian menghubungi temannya untuk menjemputnya.

Sekitar pukul 03.00 WIB temannya datang menggunakan sebuah mobil bersama seorang wanita, lalu pelaku diantar sampai ke Simpang Beringin, wilayah perbatasan Kabupaten Pelalawan.

Selanjutnya pelaku menghubungi teman wanitanya berinisial ER yang tinggal di sekitar wilayah tersebut. Setelah bertemu, mereka pergi jalan-jalan menggunakan sepeda motor.

Sementara itu, pihak kepolisian sudah membentuk tim terdiri dari Polres Kampar, Polsek Tapung dan Jatanras Polda Riau.

"Sekitar pukul 18.30 WIB, pelaku dijemput keluarganya dan membujuk pelaku untuk menyerahkan diri. Akhirnya, sekitar pukul 19.30 WIB, pelaku menyerahkan diri melalui Polsek Tampan di Pekanbaru," jelas Andri.

Sementara barang bukti yang diamankan, satu unit mobil Toyota Innova BM 1059 LN beserta BPKB, sepotong kayu, satu buah rantai besi dan gembok serta satu buah kotak ponsel. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:kompas.com
Kategori:Beladiri, Riau, Olympic, Badminton
wwwwww